Kolaborasi Internasional, UB Garap Teknologi Canggih untuk Mitigasi Bencana Alam

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

27 Des 2024 15:51

Thumbnail Kolaborasi Internasional, UB Garap Teknologi Canggih untuk Mitigasi Bencana Alam
Prof Sukir saat menunjukkan lokasi MAGDAS di Lab UB Cangar. (Foto: Humas UB)

KETIK, MALANG – Universitas Brawijaya menggarap teknologi canggih yang dapat digunakan untuk mitigasi bencana maupun memantau perubahan iklim. Teknologi tersebut merupakan hasil dari kolaborasi internasional. 

Teknologi dengan Magnetic Data Acquisition System (Magdas) itu hasil kolaborasi dengan International Research Center for Space dan Planetary Environmental Science (i-SPES) dari Kyushu University Jepang, National Research Institute of Astronomy & Geophysics (NRIAG) Mesir, serta universitas di Malaysia. 

Pakar Mitigasi Bencana UB, Prof Sukir Maryanto menjelaskan, teknologi tersebut akan fokus untuk memitigasi gempa tektonik dan vulkanik. 

"Pengembangan Magdas terintegrasi dengan jaringan global, memperkuat penelitian dan kolaborasi internasional," ujarnya, Jumat 27 Desember 2024. 

Baca Juga:
Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

Ada dua alat yang telah diterapkan di Cangar, Kota Batu, yakni Magnetometer Fluxgate 3D dan sensor seismik. Sedangkan sensor magnetometer induksi dari Nagoya City University, Jepang, baru dipasang pada Maret 2025 nanti. 

Prof Sukir menjelaskan bahwa melalui alat tersebut akan diperoleh data untuk dipelajari secara intensif. Data tersebut berguna untuk mengembangkan ilmu yang menghubungkan fenomena di bumi dan di angkasa. 

"Kami berharap Magdas dapat membantu memprediksi dan mitigasi bencana alam, sehingga meningkatkan keselamatan masyarakat," jelasnya. 

Menurutnya melalui kerjasama internasional itu, dapat berdampak pada mahasiswa UB dalam mengembangkan kemampuan penelitian. 

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

"Ini juga komitmen kami dalam mengembangkan teknologi untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Nataru 2024: Stok Bapok dan BBM di Pacitan Tak Langka, Cabai Naik Harga

Baca Selanjutnya

Aksi Kejahatan di Labuhanbatu Meningkat, Tindakan Penyelesaiannya Menurun

Tags:

Universitas Brawijaya Mitigasi Bencana Alam teknologi Kolaborasi Internasional

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar