FISIP UB Dorong Pemerintah Libatkan Psikolog dalam Merumuskan Kebijakan Publik

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

25 Okt 2025 13:09

Thumbnail FISIP UB Dorong Pemerintah Libatkan Psikolog dalam Merumuskan Kebijakan Publik
Departemen Psikologi FISIP UB menggelar Seminar Nasional dan Call Paper bertajuk "Sinergi Psikologi: Menyatukan Komunitas dan Kebijakan Publik untuk Masyarakat yang Inklusif dan Berdaya, Sabtu, 25 Oktober 2025. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Departemen Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) mendorong pemerintah untuk melibatkan akademisi psikologi dalam merumuskan kebijakan publik. Dorongan ini muncul karena selama ini psikologi dan kebijakan publik sering dinilai sebagai dua entitas yang tidak memiliki keterkaitan.

Upaya ini diwujudkan melalui Seminar Nasional dan Call Paper bertajuk "Sinergi Psikologi: Menyatukan Komunitas dan Kebijakan Publik untuk Masyarakat yang Inklusif dan Berdaya" yang diselenggarakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Ketua Pelaksana, Lusy Asa Akhirani, menjelaskan bahwa seminar nasional ini bertujuan menjadi titik pertemuan antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah selaku pemilik kebijakan.

"Antara psikologi dan kebijakan publik seolah jadi dua hal yang berbeda. Kami ingin membawa masukkan kalau membuat kebijakan publik bisa melibatkan akademisi dari psikologi. Masyarakat butuh disentuh secara psikologis," ujarnya.

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

Menurutnya, pendekatan psikologis sangat dibutuhkan dalam merumuskan kebijakan agar lebih manusiawi dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara emosional. Ia menyayangkan minimnya pelibatan akademisi psikologi dalam perumusan kebijakan publik selama ini.

"Seperti di bidang pendidikan, ada Makan Bergizi Gratis (MBG) salah satunya. Psikologi dibutuhkan untuk mengetahui bagaimana pendekatan ke orang tua, sosialisasi, bagaimana pemerintah bisa merespon kritikan masyarakat. Itu sangat dibutuhkan dan psikologi bisa masuk di sana," tegasnya.

Sementara itu, Dekan FISIP UB, Ahmad Imron Rozuli, menyatakan kegiatan dari Departemen Psikologi ini perlu menjadi agenda rutin. Menurutnya, setiap pihak memiliki kewajiban untuk memberikan warna dalam membangun atmosfer dan iklim akademik.

"Agenda ini tidak hanya berhenti di forum ilmiah saja, tapi merancang rencana tindak lanjut supaya ada sesuatu yang dibawa. Di sini Psikologi tidak hanya bicara di ruang teoritik dan kontekstual, tapi juga ruang terapan," jelasnya.

Baca Juga:
Anggota DPRD Kota Malang Asmualik Soroti Kesenjangan Kebutuhan Warga dan Program Pemerintah

Imron menekankan dalam setiap kegiatan yang digadang oleh civitas academica di FISIP UB, harus selalu melibatkan masyarakat untuk menghidupkan ruang dialektika. Hal tersebut juga untuk membiasakan masyarakat sekitar terhadap budaya akademis dan kegiatan di kampus.

"Ada ruang yang saling, dan hubungan timbal balik. Saat kita punya aktivitas, sebagian event akademis maupun semi akademis, budaya, ekonomi, dan lainnya, kita nisbahkan agar masyarakat terlibat," tegas Imron.(*)

Baca Sebelumnya

Efi Suraningsih Sambangi Peserta KB MOW di RSUD dr. Darsono Pacitan

Baca Selanjutnya

Diresmikan Bupati Tuban Awal 2024, Pagar RTH Jatirogo Jebol Diterjang Hujan

Tags:

Departemen Psikologi Universitas Brawijaya Fisip UB Fisip kebijakan publik Psikologi UB

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar