KETIK, MALANG – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang baru saja mengukuhkan Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, MSi., CHARM., CRMP. sebagai Guru Besar di bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia, Fakultas Ekonomi. Dalam orasinya, Prof. Ilfi memberikan pandangan tentang lima indikator kepemimpinan Islami.
Indikator tersebut dinilai dapat menjadi landasan dalam memimpin, sekaligus menjawab tantangan era disrupsi. Kelima indikator tersebut di antaranya spiritualitas, moralitas, empati, kelincahan atau agility, profesionalisme.
"Spirituality yakni yakin benar bahwa Tuhan itu ada. Kemudian merasakan kehadiran Tuhan atau Allah bagi kita. Kepemimpinan harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat," jelasnya saat orasi pada Kamis (24/8/2023).
Indikator kedua yakni moralitas, menurutnya pemimpin harus berani menegakkan kebenaran dan juga keadilan. Selaras dengan indikator ketiga yang mana sikap ramah, kepedulian, dan sabar pada seluruh warga harus tetap dipegang teguh
"Indikator yang keempat adalah agility atau kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan. Sedangkan indikator kelima ialah profesionalisme. Memang ini menjadi syarat bagi kepemimpinan. Oleh karena itu Islamic leadership atau kepemimpinan Islam bukan saja menekankan kepada spiritualitas semata tetapi tidak meninggalkan profesionalitas," serunya.
Dalam penelitiannya, Prof. Ilfi menyoroti bahwa kepemimpinan spiritual ala Barat dan Islam memiliki perbedaan signifikan. Ia menekankan spiritualisme Islam harus menjadi dasar dalam kepemimpinan, baik di tingkat lokal maupun nasional.
"Islam yang punya konsep luar biasa. Bahkan kita punya sumber hukum Al-Qur'an dan hadis tapi mengapa Islamic leadership atau kepemimpinan Islam belum mendunia. Kita yang mengembangkan proses pembelajaran integrasi harus melahirkan konsep-konsep baru. Harus diikuti oleh seluruh mahasiswa masing-masing, dari para dosennya untuk terus melakukan riset dan secara kontinu," paparnya.
Ia berharap konsep baru tentang kepemimpinan Islam dapat terus dikaji dan dipertimbangkan untuk memajukan peradaban dunia.
Untuk itu, diperlukan pengembangan model pembelajaran terintegrasi antara sains dan Islam. Serta menjadikan UIN Maulana Malik Ibrahim sebagai pusat pengembangan kepemimpinan Islam yang inklusif dan berdaya saing global.
"Harapan dan mimpi besar tentu saja temuan ini masih perlu dikaji secara mendalam. Ini lah yang harus dikembangkan untuk peradaban dunia. Kepemimpinan spiritual, kepemimpinan Islami harus lahir dari Indonesia yaitu dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang," tegas Prof. Ilfi.(*)
Dikukuhkan Jadi Guru Besar UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana Paparkan 5 Indikator Kepemimpinan Islami
24 Agustus 2023 14:08 24 Agt 2023 14:08
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Prof. Ilfi saat memberikan orasi tentang Kepemimpinan Spiritual dan Islami (Foto: Tangkapan layar Youtube uinmlg)
Tags:
Kepemimpinan Islami Kepemimpinan Spiritual UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Pengukuhan Guru BesarBaca Juga:
Unisma Kukuhkan 3 Guru Besar Baru, Dongkrak Riset dan Publikasi InternasionalBaca Juga:
UKM UNIOR UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Terus Berkembang, Fokus Cetak Atlet BerprestasiBaca Juga:
Heboh Nikah Siri Sesama Jenis di Malang, Pakar UIN Maliki Beberkan Celah Hukum dan Cara MitigasinyaBaca Juga:
Prestasi Membanggakan, UIN Maliki Malang Sabet Penghargaan Diktis Award 2026Baca Juga:
Isu Lulusan UIN Diragukan Perusahaan Viral, Prof Muhadjir Effendy Beri Jawaban Menohok di UIN MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
4 Juni 2026 12:11
Harga Cabai Merah Picu Inflasi Mei 2026 di Kota Malang Sebesar 0,18 Persen
3 Juni 2026 19:54
Sengketa Tanah Mojolangu, DPRD Kota Malang Minta Ahli Waris Verifikasi Ulang Dokumen
3 Juni 2026 16:30
Waspada! Dinkes Kota Malang Sebut Berat Badan Turun dan Batuk 2 Minggu Bisa Jadi Tanda TBC
3 Juni 2026 16:00
925 Warga Kota Malang Terjangkit TBC, Mayoritas Laki-Laki
3 Juni 2026 15:51
27 Kasus TBC Ditemukan dari Skrining Mobile, Dinkes Malang Perluas Deteksi hingga September 2026
