Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

16 Apr 2026 20:23

Thumbnail Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia
Tiga petugas haji dari RSSA Malang yang akan mendampingi jemaah selama ibadah haji 2026. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Sebanyak tiga orang tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA) menjadi pendamping jemaah haji dari Kota Malang. Para nakes harus siap menghadapi cuaca ekstrem di Tanah Suci dan juga memantau kesehatan para jemaah lansia.

Salah satunya ialah Acik Wijayanti, Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Kloter SUB 11. Acik mengaku sudah dua kali menjadi pendamping jemaah haji, yakni tahun 2023 dan 2026 ini. 

"Ini sebuah amanah dari Allah, dan alhamdulillah, kami juga di-support oleh tempat kerja saya, di RSSA. Pimpinan kami selalu memberikan support, memberikan izin kepada kami," ujarnya, Kamis, 16 April 2026.

Pengalaman menjadi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjadi bekal untuk persiapan di tahun ini. Tak hanya menyiapkan kesehatan fisik, namun juga keperluan obat-obatan bagi para jemaah haji.

Baca Juga:
Mengintip Kegiatan 59 Jemaah Praktik Manasik di Asrama Haji Surabaya, Jadi Bekal ke Tanah Suci

Acik bertugas di kloter 11 yang memiliki jemaah dengan usia tertua yakni 96 tahun. Meskipun menjadi tantangan, namun upaya pengawasan akan terus dilakukan salah satunya melalui visitasi rutin terhadap jemaah berisiko tinggi (risti).

"Jadi sebelumnya saya juga pernah membawa jemaah yang usia tua, itu menjadi tantangan. Kami akan melakukan visitasi rutin terhadap jemaah yang risti (risiko tinggi), terutama yang usianya lebih dari 65 tahun dan dengan komorbid yang lain-lainnya," katanya.

Selain itu, cuaca panas di Arab Saudi juga menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah dari Indonesia. Menurutnya, para jemaah harus mengetahui kondisi yang mereka rasakan.

"Orang-orang Indonesia ini terbiasa minum ketika haus. Sehingga kalau di Arab Saudi, mereka minumnya juga sama ketika haus dan di sana kalau haus kita kan tidak terasa ya. Tiba-tiba badan kita pusing, kliyengan atau bahkan kita tiba-tiba pingsan. Jadi tantangan kami adalah memberikan motivasi kepada jemaah untuk mengetahui kondisinya sebenarnya," jelasnya.

Baca Juga:
BBKK Surabaya Cek Asrama Haji Surabaya, Persiapan Sambut JCH 2026

Acik sendiri mengaku terdorong untuk melakukan pendampingan jemaah haji lantaran ingin memberikan manfaat kepada manusia. Hal tersebut juga menjadi alasannya untuk bekerja di RSSA Malang.

"Saya banyak melihat senior yang ikut seleksi ini dan menjadi petugas haji. Ini merupakan nikmat dan karunia dari Allah. Saya di Indonesia merawat pasien di RSSA, membuat saya ingin memberi perawatan kepada jemaah haji. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk yang lain," ungkapnya.(*)

Baca Sebelumnya

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Dugaan Suap Tata Kelola Pertambangan Nikel Rp1,5 Miliar

Baca Selanjutnya

Diduga Keracunan MBG, Belasan Siswa SDN 01 Demangan Kota Madiun Dilarikan ke Puskesmas

Tags:

#PetugasHaji #PendampingHaji #HajiKotaMalang TenagaKesehatan jemaah haji RSSA Malang Haji 2026 ‎ haji tahun 2026 tenaga kesehatan haji

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

16 April 2026 20:36

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

16 April 2026 20:23

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

16 April 2026 19:44

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

16 April 2026 19:16

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

16 April 2026 18:38

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

16 April 2026 18:27

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H