Melepas Burung Jadi Kado Unik Ulang Tahun HM Arum Sabil, Kiagus Firdaus: Teladan Cinta Sesama dan Alam

21 Juni 2026 15:56 21 Jun 2026 15:56

Naufal Ardiansyah

Pemimpin Redaksi
Thumbnail Melepas Burung Jadi Kado Unik Ulang Tahun HM Arum Sabil, Kiagus Firdaus: Teladan Cinta Sesama dan Alam

Kiagus Firdaus turut memeriahkan hari ulang tahun tokoh pertanian nasional asal Jawa Timur, HM Arum Sabil, dengan melepas burung ke alam bebas. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, MALANG – Perayaan ulang tahun identik dengan kue, lilin, dan berbagai hadiah mewah. Namun, suasana berbeda tampak dalam peringatan hari lahir tokoh nasional asal Jawa Timur, HM Arum Sabil.

Momentum pertambahan usia tersebut justru dirayakan dengan kegiatan yang sarat makna, yakni melepas burung ke alam bebas sebagai simbol rasa syukur, kepedulian terhadap lingkungan, dan cinta kepada sesama makhluk hidup.

Kebiasaan HM Arum Sabil menjadi inspirasi dan mendapat apresiasi dari banyak kalangan. Salah satunya Kiagus Firdaus. CEO dan Founder Ketik.com tersebut juga mempersembahkan kado ulang tahun berupa melepas 20 ekor burung perkutut.

"Saya telepon Abah Arum dan saya ucapkan selamat ulang tahun kepada beliau. Sempat mau kirim karangan bunga. Tapi beliau mengurungkan niat saya dan meminta kesediaan saya untuk membeli burung di pasar dan melepasnya ke alam bebas," ungkap Kia, sapaan akrabnya, Minggu, 21 Juni 2026.

Kia sempat bertegun lalu berpikir bahwa apa yang dilakukan HM Arum Sabil merupakan keteladanan bagi generasi muda dalam merayakan hari ulang tahunnya.

"Unik dan antimainstream. Yang paling penting adalah menebar manfaat bagi sesama dan cinta kepada alam serta lingkungan. Secara tidak langusng, Abah Arum mengajarkan kita untuk mencintai flora dan fauna," tuturnya.

Menurut Kia, di tengah kehidupan modern yang kerap mengedepankan kemewahan dan seremonial, pilihan untuk menghadiahkan kebebasan kepada satwa menjadi pesan moral yang kuat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.

"Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun. Ada nilai kemanusiaan, kepedulian lingkungan, dan rasa syukur yang diwujudkan dalam tindakan nyata. Melepas burung ke habitatnya adalah simbol kebebasan dan kasih sayang kepada sesama makhluk ciptaan Tuhan," ujarnya.

Ia menambahkan, sosok HM Arum Sabil selama ini dikenal sebagai tokoh yang konsisten mengampanyekan pelestarian lingkungan, pertanian berkelanjutan, serta penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

Karena itu, kegiatan tersebut dinilai selaras dengan prinsip hidup yang selama ini diperjuangkannya.

Kia berharap semangat yang ditunjukkan HM Arum Sabil dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk merayakan momen penting dalam hidup dengan cara yang memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

"Beliau memberikan contoh bahwa kebahagiaan tidak harus diwujudkan dengan kemewahan. Justru dengan berbagi manfaat kepada sesama dan menjaga alam, makna syukur menjadi lebih terasa," katanya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kiagus Firdaus Arum Sabil Cara Unik Merayakan Ulang Tahun Tokoh Pertanian