Penderita Penyakit Dalam Tetap Bisa Puasa Ramadan, Ini Tips Kesehatan dari Dokter RSI Unisma

Jurnalis: Kukuh Kurniawan
Editor: Gumilang

20 Feb 2026 14:00

Thumbnail Penderita Penyakit Dalam Tetap Bisa Puasa Ramadan, Ini Tips Kesehatan dari Dokter RSI Unisma
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma, dr. H.R. Muhammad Hardadi Airlangga, Sp.PD saat membeberkan tips berpuasa untuk penderita penyakit dalam, Jumat, 20 Februari 2026. (Foto : Kukuh / Ketik.com).

KETIK, MALANG – Menjalankan ibadah puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi umat muslim. Namun bagi penderita penyakit dalam seperti diabetes, hipertensi, maupun dislipidemia atau gangguan lemak darah perlu dilakukan dengan persiapan dan pengawasan medis.

Tujuannya agar umat muslim yang memiliki penyakit dalam tersebut, tetap aman dan tidak memperburuk kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah puasa bulan Ramadan. 

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma, dr. H.R. Muhammad Hardadi Airlangga, Sp.PD mengatakan, bahwa puasa yang baik bukan hanya soal menahan lapar dan haus. Tetapi juga tentang kesiapan mental, pengaturan medis dan pengendalian diri.

"Bersiasat itu penting. Tentunya, memerlukan langkah strategi agar tetap sehat selama puasa," jelasnya, Jumat, 20 Februari 2026.

Baca Juga:
Heboh Nikah Siri Sesama Jenis di Malang, Pakar UIN Maliki Beberkan Celah Hukum dan Cara Mitigasinya

Dirinya menungkapkan, pasien dengan penyakit dalam tetap dapat berpuasa. Tetapi, evaluasi kondisi kesehatan dan penyesuaian jadwal obat perlu dilakukan agar ibadah tetap aman.  

Pada pasien diabetes misalnya, jadwal minum obat yang biasanya pagi hari dapat disesuaikan saat berbuka puasa sesuai arahan dokter. Karena tubuh perlu penyesuaian, maka sebaiknya diawali makan kurma dan air putih kemudian minum obat, lalu memberi waktu jeda dengan melaksanakan salat Maghrib sebelum mengonsumsi makan utama. 

"Untuk makan utama, porsi nasi dianjurkan secukupnya sekitar 100 gram dan dilengkapi sayur, buah dan ikan. Jika makan terlalu banyak di awal berbuka, tubuh akan terasa berat dan bisa mengganggu kenyamanan saat salat tarawih," terangnya. 

Untuk menu yang dianjurkan selama Ramadan adalah sayur, buah, dan ikan sebagai sumber serat serta protein sehat. Telur dan susu juga penting untuk menjaga massa otot serta kepadatan tulang.

Baca Juga:
Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

"Asupan cairan juga menjadi perhatian penting. Kebutuhan minimal delapan hingga sepuluh gelas air per hari tetap harus dipenuhi dengan cara dicicil sejak berbuka hingga sahur," tambahnya. 

Meski begitu, konsumsi gula tetap harus diperhatikan dan dibatasi. Apabila kelebihan, maka justru berisiko meningkatkan kadar gula darah dan berat badan. 

Kemudian bagi yang sehat, aktivitas fisik tetap dianjurkan selama Ramadan dengan intensitas disesuaikan. Bagi yang terbiasa berolahraga, dapat melakukan alternatif dengan olahraga mendekati waktu berbuka agar tidak sampai dehidrasi. 

Selain itu, olahraga malam juga tetap diperbolehkan. Namun sebaiknya melakukan peregangan ringan, agar tubuh tetap memiliki waktu istirahat yang cukup. 

"Puasa adalah momentum memperbaiki pola hidup. Jika dijalankan dengan disiplin dan strategi yang tepat, Ramadan dapat menjadi periode yang menyehatkan," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bekali Peserta Magang Ketik.com, Wakil Ketua DPRD Kota Malang Tekankan Pentingnya Kepekaan Sosial di Era AI

Baca Selanjutnya

DPRD Surabaya Dukung Pemkot Jemput Bola DTSEN, Ingatkan Validasi Warga

Tags:

puasa Penyakit Dalam Tips kesehatan Ramadan 2026 Kota Malang

Berita lainnya oleh Kukuh Kurniawan

Heboh Nikah Siri Sesama Jenis di Malang, Pakar UIN Maliki Beberkan Celah Hukum dan Cara Mitigasinya

14 April 2026 12:39

Heboh Nikah Siri Sesama Jenis di Malang, Pakar UIN Maliki Beberkan Celah Hukum dan Cara Mitigasinya

Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

13 April 2026 19:47

Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Mengenal Sosok Yai Mim yang Viral Karena Bertikai dengan Sahara Tetangganya di Malang

13 April 2026 18:12

Mengenal Sosok Yai Mim yang Viral Karena Bertikai dengan Sahara Tetangganya di Malang

Sebelum Meninggal, Polisi Pastikan Yai Mim Dalam Kondisi Sehat

13 April 2026 17:11

Sebelum Meninggal, Polisi Pastikan Yai Mim Dalam Kondisi Sehat

Yai Mim Meninggal Saat Hendak Diperiksa, Polresta Malang Kota Beberkan Kronologi

13 April 2026 16:36

Yai Mim Meninggal Saat Hendak Diperiksa, Polresta Malang Kota Beberkan Kronologi

Lewat Sambang Kamtibmas, Kapolresta Malang Kota Serap Aspirasi Warga Soal Macet dan Sampah

13 April 2026 13:51

Lewat Sambang Kamtibmas, Kapolresta Malang Kota Serap Aspirasi Warga Soal Macet dan Sampah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar