Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Polinema Berlanjut, Saksi Ungkap Adanya Dugaan Rekaya Tanah dan Aliran Dana

Jurnalis: Kukuh Kurniawan
Editor: Fisca Tanjung

6 Feb 2026 13:10

Thumbnail Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Polinema Berlanjut, Saksi Ungkap Adanya Dugaan Rekaya Tanah dan Aliran Dana
Suasana sidang dugaan korupsi pengadaan lahan untul perluasan kampus Polinema Malang dengan agenda pemeriksaan saksi yang digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya di Sidoarjo pada Kamis (5/2/2026) malam.

KETIK, MALANG – Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk perluasan kampus Politeknik Negeri Malang (Polinema) Tahun Anggaran 2019 - 2020 digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Sidoarjo pada Kamis malam, 5 Februari 2026. Sidang tersebut telah memasuki agenda pembuktian dan pemeriksaan saksi. 

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Tri Joko melalui Kepala Seksi Intelijen Agung Tri Radityo menuturkan, proses persidangan berlangsung aman. Pihaknya juga memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam sidang tersebut, Kejari Kota Malang yang bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan terdakwa Awan Setiawan selaku mantan Direktur Polinema 2017-2021 dan enam orang saksi. Pemeriksaan saksi difokuskan pada prosedur Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) hingga aliran dana dalam transaksi lahan yang menjadi obyek perkara. 

"Kami akan terus mengawal jalannya pembuktian ini secara cermat. Sidang berikutnya masih akan mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi lanjutan untuk memperkuat dakwaan penuntut umum," ujarnya saat dikonfirmasi oleh Ketik.com, Jumat, 6 Februari 2026. 

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

Pihaknya juga menyatakan telah melakukan pemetaan potensi hambatan dan gangguan. Sehingga, seluruh rangkaian persidangan dapat berjalan aman hingga putusan dibacakan. 

"Dari keterangan saksi Ridwan yang merupakan petugas ukur dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengungkapkan, pada tahun 2019 dirinya melakukan pengukuran terhadap tiga bidang tanah PTSL di wilayah Jatimulyo atas nama Hadi Santoso. Pengukuran dilakukan berdasarkan batas yang ditunjukkan pemohon," jelasnya.

Meski lahan tersebut berbatasan langsung dengan sungai, saksi Ridwan mengaku tidak berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) karena itu sudah di luar kewenangannya. 

Sementara, saksi lainnya yaitu Poniri yang berprofesi sebagai pemulung mengaku, bahwa lahan yang sebelumnya dalam kondisi miring dan berbatasan dengan sungai diurug bertahap selama lebih dari satu tahun. Hingga akhirnya, lahan tersebut bisa sejajar dengan badan jalan. 

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Dari keterangan ini, menguatkan dugaan rekayasa kondisi fisik lahan sebelum proses administrasi pertanahan dilakukan," tambahnya.

Sementara itu, saksi Jumarwan dan Kamsijah selaku ahli waris mengonfirmasi adanya transaksi penjualan tanah senilai miliaran rupiah kepada Hadi Santoso. Namun dalam persidangan terungkap, adanya ketidaksesuaian nilai antara uang yang diterima ahli waris dengan harga pasar yang sebelumnya dijanjikan kepada mereka. 

Kemudian dari keterangan saksi Puspita Ika selaku taf notaris yang menangani administrasi transaksi juga menguak fakta menarik. Ia mengungkap adanya titipan dana sekitar Rp4 miliar bagi pembayaran pajak dan honor notaris dalam rencana jual beli lahan antara Hadi Santoso dan pihak Polinema. 

"Namun hingga kini, transaksi tersebut belum berlanjut ke tahap Akta Jual Beli (AJB) dan masih sebatas Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PJB). Saksi Puspita juga mengungkap bahwa pada tahun 2023, Hadi Santoso menarik kembali dana titipan tersebut dengan alasan transaksi jual beli lahan dinyatakan batal," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Indonesia ASRI! Gubernur Khofifah Pimpin Bersih-Bersih Pantai di Kaki Suramadu, Imbau Daerah Gelar Aksi Serupa Hingga Desa

Baca Selanjutnya

Mangkrak Bertahun-tahun, Pemkot Kediri Segera Tuntaskan Pembangunan RTH Alun-Alun

Tags:

polinema Dugaan Korupsi lahan Kota Malang Saksi

Berita lainnya oleh Kukuh Kurniawan

Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

15 April 2026 18:10

Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

Diduga Ada Upaya Damai dan Iming-iming Uang, Keluarga Intan Tegas Pilih Jalur Hukum

15 April 2026 15:45

Diduga Ada Upaya Damai dan Iming-iming Uang, Keluarga Intan Tegas Pilih Jalur Hukum

Bawa Bukti Baru, Intan Laporkan Balik Rey ke Polresta Malang Kota Atas Dugaan Fitnah

15 April 2026 14:21

Bawa Bukti Baru, Intan Laporkan Balik Rey ke Polresta Malang Kota Atas Dugaan Fitnah

Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

15 April 2026 11:14

Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

Beber Kronologi Kematian Yai Mim, Dokkes Polresta Malang Kota Sempat Berikan Pertolongan Pertama

14 April 2026 21:20

Beber Kronologi Kematian Yai Mim, Dokkes Polresta Malang Kota Sempat Berikan Pertolongan Pertama

Yai Mim Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Perkara Hukum

14 April 2026 20:03

Yai Mim Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Perkara Hukum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar