KETIK, MALANG – Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) menjadi atensi Polres Malang. Dalam periode 1 Februari hingga 10 Maret 2026, polisi mengungkap 26 tempat kejadian perkara (TKP) curanmor di wilayah Kabupaten Malang.
Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto di Mapolres Malang, Kamis, 12 Maret 2026.
Kapolres mengatakan 26 TKP curanmor itu tersebar di 14 kecamatan, di antaranya Ngajum, Wagir, Pakisaji, Singosari, Dau, Dampit, Turen, Pakis, Bululawang, Kepanjen, Sumberpucung, Lawang, Karangploso, hingga Wonosari.
“Dalam periode 1 Februari sampai dengan 10 Maret 2026 berhasil diungkap 26 TKP curanmor di wilayah hukum Polres Malang yang tersebar di 14 kecamatan,” kata AKBP Muhammad Taat.
Menurutnya, dari puluhan kasus tersebut, wilayah Kepanjen, Wagir, dan Dampit menjadi daerah dengan jumlah kejadian paling banyak, masing-masing empat TKP.
Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap 14 tersangka. Menariknya, sebagian pelaku ternyata berasal dari luar daerah bahkan lintas pulau.
“Beberapa di antaranya merupakan pelaku lintas provinsi bahkan lintas pulau. Jadi bukan hanya pelaku lokal saja yang beraksi di wilayah Malang,” ujarnya.
Para tersangka diketahui berasal dari berbagai daerah, mulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Pasuruan, Nganjuk hingga Provinsi Lampung. Usia pelaku pun bervariasi, dari yang masih di bawah umur hingga berusia 50 tahun.
Kapolres juga mengungkap salah satu tersangka diketahui beraksi di sembilan lokasi berbeda, sementara pelaku lain melakukan pencurian di lima TKP.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 38 unit sepeda motor berbagai merek yang diduga hasil tindak kejahatan. Kendaraan tersebut dihadirkan dalam konferensi pers dan sebagian akan segera dikembalikan kepada pemiliknya.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar menjelaskan mayoritas kasus curanmor terjadi di area rumah yang sebenarnya dianggap aman oleh pemilik kendaraan.
“Dari hasil analisa kami, sekitar 54 persen kendaraan yang dicuri berada di pekarangan rumah yang dinilai sudah aman, bahkan sudah dipagari dan digembok,” katanya.
Menurutnya, pelaku biasanya melompati atau membuka paksa pagar rumah, kemudian mengambil sepeda motor menggunakan kunci T.
Selain itu, sekitar 20 persen kasus terjadi di area kos-kosan, terutama pada malam hari ketika pengawasan berkurang. Pelaku memanfaatkan kelengahan penghuni kos untuk mencuri kendaraan yang terparkir.
Polisi juga mengungkap adanya seorang residivis curanmor berinisial KSAT (22) asal Kecamatan Wagir. Tersangka diketahui telah melakukan aksi pencurian hingga sembilan kali.
“Saat dilakukan penindakan, yang bersangkutan melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur,” ujarnya.
Para tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara. Selain itu, pelaku penadahan dapat dijerat Pasal 591 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara atau denda kategori V.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, di antaranya dengan menggunakan kunci ganda serta memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman.
Kapolres menambahkan masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor dapat datang langsung ke Polres Malang untuk mengecek kendaraan yang berhasil diamankan.
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor silakan datang ke Polres Malang untuk dicek. Jika terbukti milik korban akan kami kembalikan tanpa biaya,” pungkasnya. (*)
Polres Malang Panen Curanmor, Residivis dan Pelaku Lintas Pulau Dilibas
12 Maret 2026 21:56 12 Mar 2026 21:56
Gumilang
Editor
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi ketika konferensi pers pengungkapan kasus curanmor. (Foto: Binar Gumilang/ketik.com)
Tags:
Polres Malang Curanmor Kabupaten Malang Kapolres MalangBaca Juga:
Mudik Lebaran Tenang! Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis di 30 PolsekBaca Juga:
Diburu Bareskrim dan Polres Malang, Terduga Pembunuh Gadis Nganjuk Ditangkap di KosanBerita Lainnya oleh Gumilang
11 April 2026 14:47
Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme
11 April 2026 09:59
Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku
11 April 2026 09:26
Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK
11 April 2026 01:56
Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai
11 April 2026 01:19
Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK
11 April 2026 00:20
Drama Menit 76! Gol 'Ajaib' Gustavo Franca Bawa Arema FC Taklukkan Persita
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Tekanan Fiskal Menguat, TPP Bondowoso Diminta Jadi Motor Inovasi Desa
