Gunakan Teknologi Canggih, Gubernur Khofifah Apresiasi Kejuaraan Sepatu Roda Jawa Timur Open di Kabupaten Malang

11 Juli 2026 12:37 11 Jul 2026 12:37

Gumilang

Editor
Thumbnail Gunakan Teknologi Canggih, Gubernur Khofifah Apresiasi Kejuaraan Sepatu Roda Jawa Timur Open di Kabupaten Malang

Gubernur Khofifah Indar Parawansa ketika berfoto bersama dengan para juara Kejuaraan Sepatu Roda Jawa Timur Open 2026 . (Foto: Binar Gumilang/ketik.com)

KETIK, MALANG – ‎Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Kejuaraan Sepatu Roda Jawa Timur Open 2026 di sirkuit Kabupaten Malang 10-12 Juli 2026. Event itu menggunakan teknologi canggih dari Porserosi Kabupaten Malang.

‎Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Khofifah ketika membuka dan sekaligus menyematkan medali kepada para atlet pada ajang tersebut, Sabtu, 11 Juli 2026.

‎Pada pembukaan event tersebut dihadiri langsung Ketua Umum PB Porserosi Velix Vernando Wanggai, Ketua KONI Jatim M Nabil, Bupati Malang Sanusi dan Ketua Porserosi Kabupaten Malang Priyo Sudibyo.

‎"Jadi menurut saya bagaimana olahraga itu bisa menggerakkan seluruh sportivitas, energi positif yang dimiliki oleh semua anak bangsa, dan membangun kedisiplinan serta karakter," kata Gubernur Khofifah memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Kejuaraan Sepatu Roda Jawa Timur Open di Kabupaten Malang.


‎Menurutnya, dengan menggunakan teknologi canggih, maka bisa ditiru maupun diimplementasikan di provinsi maupun wilayah lainnya.

‎Selain itu, kata Khofifah, melalui ajang ini pula memberikan energi positif dari para pemuda. Khususnya dalam meraih prestasi di bidang olahraga.

‎"Jadi kawan-kawan sekalian yang juga harus dilihat bahwa atlet sepatu roda Jawa Timur itu selama ini kita tidak temukan kasus-kasus yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba. Bulan ini bulan hari anti narkoba, terangnya.

‎Apresiasi tinggi juga disampaikan Ketua Umum PB Porserosi Velix Vernando Wanggai yang hadir secara langsung pada kegiatan tersebut. 


‎"Kami apresiasi yang besar kepada Ibu Gubernur Jawa Timur, Bapak Bupati, Kabupaten Malang, karena ini adalah event yang terbesar, 2.400 atlet sepatu roda se Indonesia," ujar Ketua Umum PB Porserosi Velix Vernando Wanggai.

‎Lebih lanjut ia mengatakan, ajang sebagai uji coba bagi para atlet dari berbagai daerah yang sudah di level nasional maupun level daerah. Tujuannya untuk persiapan Porprov di masing-masing daerah dan juga Porprov Jawa Timur akan digelar di Kota Surabaya.

‎"Jawa Timur Open ini tidak hanya tentu untuk meraih medali, tapi ini menjadi bagian pembinaan prestasi, kemudian juga sebagai uji coba dari kompetisi yang terukur," jelasnya.

‎Menurutnya, Jawa Timur sudah siap menjadi tuan rumah ajang Sepatu Roda tingkat nasional. Mengingat sudah memakai teknologi canggih dan memiliki sirkuit berstandar internasional.

‎Diketahui pada ajang ini, telah menjadi pelopor dunia dalam penerapan teknologi manajemen pertandingan berbasis web digunakan kejuaraan Sepatu Roda.

‎Teknologi tersebut dikembangkan salah satu anggota Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang.

‎"Kami dari PB menilai bahwa Jawa Timur siap untuk akan melaksanakan Piala Ibu Negara di tahun 2026 ini. Jika ada nanti peningkatan-peningkatan, ke depan nanti ada standar tertentu dan Jawa Timur siap untuk ada peningkatan-peningkatan kualitas," terang Velix.

‎Sementara itu, Ketua Umum Porserosi Jatim Nurkholis mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Khofifah yang telah memberikan kepedulian di bidang olahraga khususnya sepatu roda. 

‎"Tentunya kami mengucapkan apresiasi kepada Bu Gubernur Jawa Timur yang sudah hadir pada kejuaraan Sepatu roda ini," sebutnya.

‎Ketua Porserosi Kabupaten Malang sekaligus Waketum Porserosi Jatim menyebutkan, Kejuaraan tersebut berhasil menarik antusiasme atlet sepatu roda dari seluruh Indonesia. Tercatat, ada sebanyak 2.436 peserta dari 133 tim di seluruh Indonesia mengikuti pertandingan tersebut.

‎Ada lima disiplin sepatu roda yang diikuti peserta selama 10-12 Juli 2026. Mereka akan bertanding di 26 nomor lomba. Yakni 13 nomor putra dan 13 nomor putri. Misalnya nomor sprint 1.000 meter dan sprint 500 meter + distance (D). 

‎"Sedangkan pada pelaksanaan atau sistem pertandingan menggunakan Sistem manajemen berbasis web juga mengawal seluruh tahapan kompetisi," ungkapnya 

‎Mulai dari proses pendaftaran hingga hasil perlombaan kata ia, dapat dipantau secara real-time. Selain akurasi data, penonton juga bisa memantau hasil perlombaan dan papan klasemen langsung muncul secara instan setelah laga selesai. (*)

 

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Khofifah Gubernur Jatim Kabupaten Malang Kejuaraan Sepatu Roda Jawa Timur Open 2026