Mahasiswi KKN di Kabupaten Malang Hampir Dibegal, Polisi Buru Pelakunya

Jurnalis: Gumilang
Editor: M. Rifat

20 Jan 2024 04:15

Thumbnail Mahasiswi KKN di Kabupaten Malang Hampir Dibegal, Polisi Buru Pelakunya
Polisi ketika memeriksa dua Mahasiswi yang hampir dibegal di Desa Ngadirejo, Poncokusumo, Kabupaten Malang (20/1/2024). (Foto: Polres Malang)

KETIK, MALANG – Dua Mahasiswi yang sedang KKN di Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, hampir menjadi korban begal. Video keduanya nyaris dibegal itu viral di media sosial (Medsos) Jumat, (20/2024).

Polres Malang merespon cepat peristiwa tersebut dengan memburu pelakunya. Kasihumas Polres Malang, Ipda Muhammad Adnan, menyampaikan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami masih melakukan pendalaman terkait video viral dugaan percobaan pencurian di Kecamatan Poncokusumo, anggota sudah turun melakukan penyelidikan," ujarnya, Sabtu, (20/1/2024).

Dari hasil pemeriksaan saksi korban, kata ia, diketahui bahwa kejadian bermula ketika dua mahasiswi UIN, HS (20) dan ZR (21), sedang berboncengan menggunakan sepeda motor di Jalan Raya Desa Paras, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo, pada Rabu (17/1/2024) lalu. Keduanya menjalani masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ngadireso.

Baca Juga:
Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

HS berada di belakang memainkan ponsel iPhone 11 miliknya, merekam video sepanjang perjalanan. Tiba-tiba, seorang tidak dikenal muncul dari belakang, memepet kendaraan korban, dan merampas ponsel milik HS.

Seketika HS berteriak yang mengakibatkan pelaku terkejut lalu membuang ponsel ke semak-semak kemudian melarikan diri.

"Menurut keterangan korban, awalnya ia merekam video menggunakan ponsel miliknya saat dibonceng mengendarai motor, tiba-tiba pelaku memepet korban dari arah belakang lalu merebut ponsel miliknya. Namun pelaku langsung membuang ponsel ke semak-semak karena korban sempat teriak," terangya.

Ia membantah narasi yang beredar di media sosial bahwa korban sempat terjatuh. Berdasarkan keterangan HS, dia tidak terjatuh, dan ponsel yang direbut oleh pelaku masih melakukan perekaman video. Sehingga, saat pelaku membuang ponsel, terlihat seolah-olah HS terjatuh dari sepeda motor.

Baca Juga:
Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

"Saat kejadian HS dan temannya tidak terjatuh dari motor, namun ponsel yang masih dalam keadaan merekam dibuang oleh pelaku sehingga terlihat seolah-olah terjatuh padahal tidak," jelas Perwira Pertama atau Pama kepolisian dengan satu balok strip di pundaknya tersebut.

Ia menyebut, meskipun HS tidak melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada kepolisian, pihak Polres Malang tetap melakukan penyelidikan. Tim gabungan Satreskrim Polres Malang dan Polsek Poncokusumo tengah memburu pelaku berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan oleh korban.

Kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu liar di media sosial yang membuat resah. Ipda Adnan menegaskan pihaknya akan bekerja maksimal dan meningkatkan patroli guna mencegah kejahatan jalanan di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

"Korban tidak melapor, namun kami tetap menindak lanjuti dengan memburu pelaku berdasarkan ciri-ciri yang telah kita kantongi. Sebagai upaya pencegahan, kami akan menerapkan peningkatan patroli di seluruh Polsek jajaran," tuturnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Bandung: Pemkab Terbantu dengan Kontribusi PWI

Baca Selanjutnya

Riska Heri, Runner Up 1 Duta Budaya Indonesia 2023 Gaungkan Advokasi 'Akbar'

Tags:

Polres Malang Kabupaten Malang Polisi BEGAL Dibegal Poncokusumo

Berita lainnya oleh Gumilang

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

11 April 2026 09:26

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

11 April 2026 01:56

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar