Diduga Mutilasi Pasien, Terapis Pijat di Sawojajar Kota Malang Diamankan Polisi

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

5 Jan 2024 13:00

Headline

Thumbnail Diduga Mutilasi Pasien, Terapis Pijat di Sawojajar Kota Malang Diamankan Polisi
Lokasi kos A yang diduga sebagai pelaku mutilasi. (Foto: Lutfi/ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Dugaan kasus pembunuhan disertai mutilasi kembali menggemparkan Kota Malang. Seorang terapis pijat berinisial AR di Sawojajar Kota Malang ditangkap Polisi, lantaran diduga membunuh dan memutilasi korbannya berinisial AP (34) warga Surabaya.

AR merupakan penghuni rumah kosan di Sawojajar Gang 13 A, Kota Malang diamankan Kamis, (4/1/2024). Pembunuhan dan mutilasi itu diduga dilakukan pertengahan Oktober 2023. Namun tersangka baru terungkap di awal Januari 2024 ini.

Pemilik Kos, Muhammad Irianto (61) turut memberikan penjelasan dugaan kasus mutilasi tersebut. Ia menjelaskan 14 Oktober 2023, Ketua RW 03 sempat mengabarkan bahwa AR, penghuni kos terindikasi menyembunyikan seseorang. Polsek Kedungkandang pun sempat membawa AR untuk dilakukan penyelidikan, namun akhirnya dipulangkan.

"Tanggal 14 Oktober 2023 lalu disangka menyembunyikan orang dari Surabaya, pasiennya sendiri. Kontak terakhir (korban dugaan menghilang) itu soalnya dengan AR. Saya kan tidak tahu kalau kasus itu sampai pembunuhan atau apa, terungkapnya Kamis malam," ujar Irianto, Jumat (5/1/2024).

Baca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai Allah

Hal serupa kembali terjadi pada Rabu (3/1/2024). Namun setelah dilepas, pada sekitar pukul 20.00 WIB pihak kepolisian datang untuk melakukan konfirmasi.

"Setelah dilepas, malam jam 20.00 WIB saat orang-orang tahlil itu dari kepolisian datang lagi ke rumah. Sepertinya hanya klarifikasi bertanya "rumah bapak itu baru dicat ulang, ya?" disampaikan seperti itu. Memang orangnya (AR) pernah izin untuk dicat. Setelah itu ternyata Kamis (4/1/2024), dari kepolisian datang lagi ke rumah. Setelah itu kemungkinan dari AR sudah mengakui perbuatannya dan langsung ditelusuri kasusnya," bebernya gamblang.

Diketahui AR telah tinggal di kosannya selama hampir 5 tahun bersama istrinya dari 2019. Ia menyewa dua kamar untuk dijadikan tempat pijat. Dari keterangan Irianto, AR merupakan warga Probolinggo dan sempat memiliki tempat usaha pijat di Bunul.

"Sempat izin ganti kasur katanya sudah tipis dan akhirnya dibuang ke sungai. Perkiraan saya dari kasus itu apakah hasil mutilasinya itu dibungkus ke kasur atau seperti apa, perkiraan saya seperti itu. Pernah izin ngecat juga, apakah itu untuk menutupi bercak darah, saya juga tidak tahu," lanjutnya.

Baca Juga:
Resmi Jabat Kalapas Malang, Christo Victor Nixon Siap Lanjutkan Program Strategis Teguh Pamuji

Ia menduga AR memutilasi jenazah korban menjadi beberapa bagian. Beberapa bagian tubuh, ada yang dipendam korban. Sementara bagian tubuh lainnya, ditaruh di kasur dan dibuang ke aliran Sungai Bango.

Sementara itu, Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasu dugaan mutilasi tersebut. "Ini masih dilakukan penanganan, sementara satu orang diamankan," kata Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto. (*)

 

 

Baca Sebelumnya

Jika Terjadi Gempa, Ikuti Langkah Ini Untuk Menyelamatkan Diri

Baca Selanjutnya

Harlah PPP ke 51, DPC PPP Bondowoso Perteguh Semangat Menangkan Pemilu 2024

Tags:

mutilasi Sawojajar kasus mutilasi pembunuhan #Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda