Cantiknya Produk Omah Daster Eva, UMKM Kota Malang yang Sukses Tanpa Menyisakan Limbah

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

18 Jun 2024 08:40

Thumbnail Cantiknya Produk Omah Daster Eva, UMKM Kota Malang yang Sukses Tanpa Menyisakan Limbah
Cantiknya produk-produk Omah Daster Eva. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Eva Sofia Hayati berhasil mengembangkan usahanya yang bergerak di bidang fesyen, bernama Omah Daster Eva. Motif-motif bunga yang cantik mulai dari daster, mukena, tas, tempat tisu dan lainnya sukses diproduksi tanpa menyisakan limbah perca sedikitpun.

Kain-kain yang tersisa dari pembuatan daster, dikumpulkan untuk dijahit dan membentuk sebuah pola. Kain-kain perca tersebut biasanya digunakan untuk membuat kotak tisue, tas, maupun produk lainnya.

Eva menjelaskan telah memulai bisnisnya sejak 20 tahun yang lalu dan kini mampu mempekerjakan lebih dari 100 orang. Bahkan bisnisnya tersebut mampu bertahan ketika pandemi Covid-19.

"Usaha saya hampir nggak ada limbah, semua (bahan) kepakai. Bisa dilihat ada produk dari limbah sehingga alhamdulillah bisa memperkerjakan orang banyak. Terus alhamdulillah produk saya sudah masuk di istri-istri yang ada di istana negara," ujar Eva, Selasa (18/6/2024).

Bahkan apabila terdapat sisa-sisa dari kain perca, tetap dikumpulkan oleh para pekerjanya untuk diberikan kepada tuna netra. Kata Eva, sisa perca tersebut mereka gunakan untuk memproduksi keset.

"Limbah saya jadi semua dan itu yang bisa banyak memperkejakan orang. Sehingga ada limbah yang paling kecil itu saya kasih ke tunanetra secara cuma-cuma untuk dibuat keset. Jadi hampir tidak ada limbah," katanya.

 

Foto Proses produksi di Omah Daster Eva. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)Proses produksi di Omah Daster Eva. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!


Dalam sehari Eva mampu membuat ribuan produk untuk dipasarkan di tiga cabangnya yang berada di Kota Malang, Kota Batu, dan baru-baru ini ia juga membuka cabang di Jakarta. Bahkan Eva juga sering mendapatkan pesanan dari luar negeri.

"Kebetulan saya dapat ada pesanan 2000 pcs dan saya pernah ada pesanan dari luar negeri, waktu itu dari Brunei Darussalam," tuturnya.

Meskipun bisnisnya telah berkembang pesat, Eva mengaku masih kesulitan untuk bersaing di pasar global. Ia pernah mencoba memasarkan produknya ke Abu Dhabi namun belum banyak diminati masyarakat di sana.

"Kelemahan kita itu kalau ada orang luar negeri belanja kita itu tidak bisa masuk ke luar negeri karena peraturannya ribet. Untuk ekspor kita sudah mengikuti aturannya tapi di sananya itu, atau mungkin belum rezeki. Kayanya kita kalah bersaing sama Thailand, India," jelas Eva. (*) 

Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu
Baca Sebelumnya

Sempat Kabur, Polisi Bekuk Ayah Kandung yang Gorok Bayi di Serang

Baca Selanjutnya

Semangat Berbagi di SDN 14 Simeulue Timur, Sembelih Hewan Kurban

Tags:

Omah Daster Eva umkm kota malang Produk UMKM Daster Kota Malang Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

16 April 2026 20:36

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

16 April 2026 20:23

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

16 April 2026 19:44

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

16 April 2026 19:16

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

16 April 2026 18:38

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

16 April 2026 18:27

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H