KETIK, MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang sedang menyiapkan jalur baru atau rerouting angkot. Salah satu opsi yang disiapkan nantinya, jalur baru angkot dapat masuk hingga kawasan perumahan.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan jalur baru tersebut menyesuaikan dengan perkembangan wilayah dan juga kebutuhan masyarakat. Pelaksanaannya pun masih menunggu angkutan pelajar diluncurkan pada Mei 2026 ini.
“Kalau pengaturan trayek itu nanti pelaksanaannya di kami setelah peluncuran angkutan pelajar. Segera kita lakukan,” ujarnya, Jumat, 22 Mei 2026.
Trayek yang hingga saat ini digunakan masih berpatokan pada jalur di tahun 1989 sehingga dinilai sudah tidak relevan. Dengan bertumbuhnya kawasan perumahan baru, maka dibutuhkan penyesuaian jalur agar angkutan umum menjangkau lebih banyak masyarakat.
"Misalnya perumahan-perumahan di Sawojajar, apakah semuanya sudah dimasuki angkutan kota. Kan belum,” katanya.
Dishub Kota Malang telah melakukan kajian untuk jalur baru angkot itu. Beberapa hal yang dipertimbangkan, salah satunya ialah penyesuaian dengan kelas jalan dan juga kondisi lingkungan sekitar.
"Perangkat lunaknya, kesiapan untuk kajiannya sudah ada sejak tahun lalu. Nanti kita konfirmasikan lagi dengan teman-teman angkot. Mereka menyambut karena peluang untuk memberikan layanan, akses lebih dalam kepada masyarakat," jelasnya.
Namun tidak semua jalan dapat dilalui angkot, khususnya kawasan perkampungan kecil. Selain itu terdapat persyaratan teknis yang harus dipenuhi.
“Tidak semua jalan bisa dilewati. Ada kelas-kelas jalannya, dan tentu tidak mungkin angkutan masuk ke kampung-kampung kecil,” pungkasnya. (*)
