Pengawasan Ketat! 23 Titik Pasar Takjil di Kota Malang Jadi Sasaran Uji Sampling Makanan

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

24 Feb 2026 17:37

Thumbnail Pengawasan Ketat! 23 Titik Pasar Takjil di Kota Malang Jadi Sasaran Uji Sampling Makanan
Ilustrasi pasar takjil yang ada di Taman Krida Budaya Jatim, menjadi salah satu sasaran uji sampling untuk mengetahui kualitas makanan. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Sebanyak 23 titik pasar takjil di Kota Malang bakal diawasi secara ketat. Pasalnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang bakal melakukan uji sampling terhadap makanan yang dijual di pasar takjil.

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif menjelaskan uji sampling terhadap makanan di pasar takjil menjadi upaya dalam menjaga keamanan pangan masyarakat. Jadwal pengambilan sample makanan pun telah disusun dan mulai dilakukan pada 23-27 Februari 2026.

"Kami sudah ada jadwal pengambilan sampel makanan takjil Ramadan 1447 H/2026 M. Pengujian dilakukan langsung di lokasi dengan uji sampling cepat," ujar Husnul, Selasa, 24 Februari 2026.

Pengambilan sampling makanan di pasar takjil dilakukan bersama Puskesmas, pihak kelurahan dan juga Bhabinkamtibmas masing-masing wilayah. Tak hanya itu, Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang dinilai memenuhi persyaratan akan mendapatkan label higiene sanitasi pangan dari Dinkes Kota Malang.

Baca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai Allah

"Untuk pengujian, kami langsung lakukan di lokasi menggunakan rapid diagnostic test (RDT). Hasilnya bisa ditunggu sekitar 5 sampai 10 menit," kata Husnul.

Husnul menjelaskan bahwa pengujian makanan salah satunya difokuskan pada bahan tambahan pangan. Seperti pemanis dan pewarna buatan, bahan pengeras, hingga bahan pengawet dari berbagai jenis makanan dan minuman yang dijajakan di pasar takjil.

"Setelah hasil uji keluar, petugas akan langsung menyampaikan hasil pemeriksaan kepada pedagang, sekaligus memberikan informasi terkait potensi bahaya bahan tambahan pangan yang tidak sesuai ketentuan. Pedagang juga dianjurkan untuk tidak lagi menggunakan bahan yang berisiko bagi kesehatan," tuturnya.

Total 23 titik pasar takjil tersebut tersebar di berbagai kelurahan. Mulai dari wilayah Kendalkerep yang berada di Jalan Werkudoro Kelurahan Polehan, Lapangan Rampal, Kelurahan Jodipan tepatnya di perempata Cukam sisi timur, dan depan SD Kesatrian IV.

Baca Juga:
Resmi Jabat Kalapas Malang, Christo Victor Nixon Siap Lanjutkan Program Strategis Teguh Pamuji

Sedangkan di wilayah Kedungkandang dilakukan di Jalan H Ali Nasrudin atau Rolak. Untuk wilayah Arjowinangun, uji sample makanan berada di Jalan Lembayung Bumiayu. Juga di Jalan Soekarno Hatta tepatnya Taman Krida Budaya Jatim, sekaligus Jalan Cakalang, Polowijen.

"Untuk wilayah Cisadea, pengambilan sampel dilakukan di Pujasera Sulfat. Wilayah Arjuno mencakup empat titik, yakni Jalan Kawi Kauman RW 10, seberang SD Taman Harapan (bekas Warung Pak Untung), Jalan Welirang, dan Jalan Surabaya," lanjutnya. 

Uji sampel makanan yang ada di Dinoyo dan Bareng dilakukan untuk pasar takjil di Jalan Surabaya. Sedangkan pengawasan makanan di wilayah Janti dilakukan di Jalan Poros RW 04 Tanjungrejo, Jalan S Supriadi tepatnya depan Pasar Sukun, dan Jalan Klayatan II Bandungrejosari.

Selain itu terdapat 4 titik pengawasan di Mulyorejo, yakni di pasar takjil Jalan Raya Candi III dan V Karangbesuki, Jalang Terusan Dieng UNMER, Terminal Mulyorejo, area Masjid Sirothol Mustaqim Bandulan, dan Jalan Teluk Etna Pandanwangi. (*)

Baca Sebelumnya

Fenomena Gepeng Meningkat Saat Ramadan, Dinsos Kota Batu Perkuat Patroli Harian

Baca Selanjutnya

Gaspol! Gubernur Jatim Tak Berhenti Gelar Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyatrakat

Tags:

Uji Sampling Makanan Pasar Takjil #Kota Malang Kesehatan Makanan Tes Kesehatan Makanan ramadan Ramadan 2026

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda