Pasca Temuan 2 Kasus PMK, 1.000 Dosis Vaksin Mulai Gerojok Sapi di Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

3 Feb 2026 19:36

Thumbnail Pasca Temuan 2 Kasus PMK, 1.000 Dosis Vaksin Mulai Gerojok Sapi di Kota Malang
Sapi-sapi di Kota Malang mulai digerojok dengan 1.000 vaksin untuk mencegah PMK. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang mulai menggerojok 1.000 dosis vaksin untuk pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak. Terlebih pada Januari 2026 lalu sempat ditemukan dua kasus sapi terkena PMK di Kota Malang.

Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menjelaskan bahwa dua sapi yang terkena PMK kini telah dinyatakan sembuh. Untuk itu, vaksin PMK tahap pertama mulai dilaksanakan.

Slamet menjelaskan jumlah populasi sapi di Kota Malang mencapai 2.500 ekor. Usai melaksanakan 1.000 vaksinasi, Dispangtan Kota Malang akan kembali mengajukan vaksinasi tahap kedua kepada Dinas Peternakan Provinsi Jatim.

"Untuk pencegahan, mulai kemarin kita melaksanakan vaksinasi sejumlah 1.000 dosis untuk populasi 2.500 sapi yang ada di Kota Malang. Setelah habis dilaksanakan, kita akan mengajukan kembali vaksinasi yang tahap kedua," ujarnya, Selasa 3 Februari 2026.

Baca Juga:
Warung Selaras Malang Hadirkan Nuansa Vintage Perpaduan Budaya Tionghoa dan Jawa

Untuk vaksinasi tahap pertama ini, Dispangtan Kota Malang menyasar daerah Kedungkandang dan juga Lowokwaru, serta Sukun. Terlebih 2 kasus PMK yang sempat ditemukan berada di Kecamatan Lowokwaru sehingga perlu memastikan tidak ada penyebaran.

Selain vaksinasi, sapi-sapi juga mendapatkan vitamin dan dilakukan penyemprotan disinfektan pada kandang. 

"Ketika terdeteksi, langsung ditangani di kandang yang dimaksud. Ciri-cirinya memang ada luka-luka di daerah mulut dan kuku kaki sapi. Perlu penanganan, pengobatan, pemberian vitamin, dan penyemprotan disinfektan di kandang sapi yang mengalami sakit PMK tersebut," katanya.

Sementara itu, Paito salah satu peternak di RW 06 Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang mengaku bersyukur dengan adanya penyuluhan dan vaksinasi PMK dari Pemkot Malang. Mengingat pertambahan jumlah peternak membuatnya was-was akan penyebaran kasus PMK.

Baca Juga:
Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

"Di sini banyak yang ternak sekarang. Dulunya di sini hampir tidak ada yang beternak karena PMK, sekarang mulai banyak lagi yang rumat-rumat (memelihara)," ujarnya.

Sebelumnya, Paito juga sering memberikan vaksin kepada sapi-sapi peliharaannya. Bahkan saat kasus merebak, Paito harus kehilangan 1 ekor sapi akibat PMK yang sulit diobati.

"Dulu sapi saya belum divaksin, kena PMK sulit diobati. Bisa lumpuh, tidak mau makan, dijual murah. Ada penyulihan ini saya sekarang tidak khawatir sama PMK," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Hari Kedua Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Batu Temukan Pelanggaran Saat Ramp Check

Baca Selanjutnya

Miris! Siswa SD Aktif di Kota Malang Berani Curi Motor, Aksinya Terencana Bak Maling Kawakan

Tags:

PMK Vaksin PMK Sapi Kota Malang Kota Malang 1.000 Vaksin PMK Vaksin Sapi hewan ternak Kasus PMK

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan

17 April 2026 19:10

Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan

DLH Kota Malang Dorong Aktivasi Bank Sampah, Jalan Keluar dari Minimnya Armada

17 April 2026 16:29

DLH Kota Malang Dorong Aktivasi Bank Sampah, Jalan Keluar dari Minimnya Armada

Mengenal BOUMI, Brand Personal Care Anak Garapan UB dengan Inovasi Sunscreen Rambut Jagung

17 April 2026 16:25

Mengenal BOUMI, Brand Personal Care Anak Garapan UB dengan Inovasi Sunscreen Rambut Jagung

15 Petugas Haji Siap Dampingi 1.203 Jemaah Asal Kota Malang, Ada yang Berusia 16 Tahun

17 April 2026 15:45

15 Petugas Haji Siap Dampingi 1.203 Jemaah Asal Kota Malang, Ada yang Berusia 16 Tahun

Perbaikan Jalan Pasar Gadang Dimulai Mei 2026, Aktivitas Pedagang Dipastikan Aman

17 April 2026 15:10

Perbaikan Jalan Pasar Gadang Dimulai Mei 2026, Aktivitas Pedagang Dipastikan Aman

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

16 April 2026 20:36

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H