Mural Malang The Glory Land Ditimpa Iklan MCF, Wawali Ali Muthohirin: Jangan Arogan!

20 Agustus 2026 19:25 20 Agt 2026 19:25

Kukuh Kurniawan, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Mural Malang The Glory Land Ditimpa Iklan MCF, Wawali Ali Muthohirin: Jangan Arogan!

Mural Malang Menyala Bersama yang dibuat dengan menghapus mural Malang The Glory Land yang telah tergambar di dinding tersebut sejak tahun 2016 (Foto : Kukuh/Ketik)

KETIK, MALANG – Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin merespon tegas peristiwa mural ikonik bertuliskan Malang The Glory Land yang dihapus dan ditimpa iklan Malang Creative Fusion (MCF). Menurutnya, insan kreatif yang ada di Kota Malang harus saling menghargai. 

Ia juga menegaskan, siapapun tidak berhak untuk bersifat arogan dengan cara mengganti atau menghapus karya apapun itu. Apalagi, berdalih hanya untuk kepentingan event semata. 

"Kami garis bawahi, bahwa itu (Festival Mbois 11 yang digagas oleh MCF) bukan event Pemkot Malang, tetapi itu Pemkot cuma diminta fasilitasi agenda. Saya takutnya, itu dianggap merupakan acara Pemkot. Ini adalah ide kelompok anak muda, kelompok kreatif tetapi kami sayangkan adalah cara untuk mempromosikan kok seperti itu (menghapus mural Malang The Glory Land)," jelasnya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Ia kembali berpesan kepada anak-anak muda di Kota Malang utamanya yang menggeluti bidang kreatif, untuk tetap saling menghormati satu sama lain. Kesampingkan sikap arogansi, dengan tidak menganggap dirinya sebagai kelompok paling kreatif dan superior. 

"Jangan segelintir sekelompok orang merasa paling kreatif, terus kemudian tidak menghargai hasil kreativitas yang lain. Ini tidak boleh ada arogansi seperti ini. Saya kembali berpesan, saling menghargai karya masing-masing," pungkasnya.

Seperti diberitakan Ketik.com sebelumnya, mural bertuliskan Malang The Glory Land yang menghiasi salah satu dinding di Jalan Arif Rahman Hakim Kecamatan Klojen Kota Malang mendadak hilang oleh iklan MCF 

Mural bersejarah sejak tahun 2016 itu mendadak berubah ditutup total dengan cat warna biru, lalu ditimpa dengan tulisan berwarna putih dan kuning bertuliskan Malang Menyala Bersama.

Belakangan diketahui, mural bertuliskan Malang Menyala Bersama tersebut dibuat oleh Malang Creative Fusion (MCF) untuk mempromosikan gelaran Festival Mbois 11 Malang Menyala yang akan digelar di Stadion Gajayana. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kota Malang Wawali Kota Malang Ali Muthohirin