Lecehkan Kiai dan Pesantren, Wabup Malang Serukan Boikot Trans7

Jurnalis: Gumilang
Editor: Fisca Tanjung

14 Okt 2025 17:41

Thumbnail Lecehkan Kiai dan Pesantren, Wabup Malang Serukan Boikot Trans7
Wabup Malang Hj Lathifah Shohib ketika bersama Menag pada kesempatan Internasional Transformation Pesantren. (Foto: dok Ketik)

KETIK, MALANG – Wabup Malang Hj Lathifah Shohib menyerukan aksi boikot Trans 7, Selasa, 14 Oktober 2025. Hal ini menyusul tayangan program Xpose Uncensored dari stasiun tv swasta itu yang dinilai melecehkan kiai dan pesantren. 

"Saya sebagai santri dan sekaligus pimpinan daerah menyerukan aksi boikot media yang tidak memberikan pencerahan dan mengarah provokatif," ujar Wabup Malang Hj Lathifah Shohib.

Lebih lanjut ia mengatakan, aksi boikot dilakukan karena pada tayangan tersebut terdapat narasi merendahkan Kiai dan Pesantren. Khususnya Kiai dan Pesantren di Lirboyo, Kediri.

"KH Anwar Manshur Lirboyo adalah sosok yang tak kenal lelah mendidik santri dan membina umat. Beliau bukan hanya figur tokoh agama, tapi juga simbol panutan dan rujukan masyarakat luas," kata Lathifah yang juga cucu Pendiri NU ini.

Baca Juga:
Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Dari sentuhan tangan KH Anwar Manshur Lirboyo, lanjutnya, lahir puluhan bahkan ratusan ribu santri yang kini berkhidmat di berbagai pelosok negeri, menebarkan cahaya ilmu dan akhlak.

"Namun sangat disayangkan, sosok mulia seperti beliau justru dijadikan bahan framing keji oleh Trans7. Dengan menampilkan potongan video tanpa konteks yang utuh dan berimbang, bahkan mengandung unsur fitnah yang mencederai kebenaran," ungkapnya.

Menurut Politisi PKB tersebut, Ini bukan lagi bentuk kritik terhadap pesantren, tetapi penghinaan dan fitnah yang melukai perasaan umat. Khususnya para santri yang telah dididik dengan penuh kasih, kesabaran, dan pengorbanan.

Pemberitaan sepihak, lanjut Lathifah, hanya menampilkan potongan video dan voice over tambahan tanpa konteks penuh bukanlah jurnalisme objektif, melainkan penyebaran persepsi dan fitnah yang menyesatkan publik.

Baca Juga:
Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

"Media seharusnya menjadi sarana edukasi yang mencerahkan, bukan alat provokasi yang menodai kehormatan ulama dan melukai hati masyarakat," terangnya.

Sebagai informasi, Tayangan Xpose Uncensored Trans7 yang menjadi sorotan menampilkan potongan video para santri dan jamaah sedang menyalami kiai yang sedang duduk, serta seorang kiai yang turun dari mobil.

Narasi suara dari video tersebut menyebutkan bahwa santri rela ngesot demi menyalami dan memberikan amplop kepada kiai. Narator mengkritik, kiai yang sudah kaya seharusnya yang memberikan amplop kepada santri.

Cuplikan tayangan program tersebut mendapatkan reaksi keras dari beragam pihak, bahkan memicu seruan boikot Trans7 di kalangan warganet. 

Pihak Trans 7 sudah meminta maaf atas kelalaian atas tayangan Program tersebut. 

"TRANS7 dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap Kiai dan keluarga, para pengasuh, santri, serta Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, khususnya di bawah naungan PP Putri Hidayatul Mubtadiaat. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," tulis Trans7 di akun Instagramnya. (*)

Baca Sebelumnya

Dari Bahagia Jadi Duka: Suami Korban Pembunuhan di Palembang Kenang Istri yang Manja dan Ceria

Baca Selanjutnya

Ironi Pelabuhan Kluwut, Penyumbang Rp10 Miliar ke Negara tapi Terabaikan Bertahun-Tahun

Tags:

Wabup Malang Hj Lathifah Shohib Boikot Trans 7 Kabupaten Malang Pemkab Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

14 April 2026 21:01

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

11 April 2026 09:26

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar