Langit Memerah di UMM, HKI Tegaskan Gerhana Bukan Sekadar Fenomena Sains

Jurnalis: Rosa Dwi Eliyah
Editor: Fisca Tanjung

4 Mar 2026 10:29

Thumbnail Langit Memerah di UMM, HKI Tegaskan Gerhana Bukan Sekadar Fenomena Sains
Mahasiswa UMM prodi HKI dan FAI sedang menggelar observasi gerhana bulan di Rooftop GKB V. (Foto: Humas UMM)

KETIK, MALANG – Fenomena gerhana bulan total tak hanya menjadi peristiwa langit biasa bagi sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Momentum tersebut dimaknai lebih dalam sebagai ruang integrasi antara sains dan keimanan.

Laboratorium Syariah Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Agama Islam (FAI) UMM menggelar Observasi Gerhana Bulan di Rooftop GKB V UMM, Selasa, 3 Maret 2026 pukul 16.00–21.00 WIB. Kegiatan ini diikuti mahasiswa dan dosen sebagai bagian dari pembelajaran ilmu falak yang dikemas secara reflektif.

Dosen Prodi HKI UMM, R. Tanzil Fawaiq Sayyaf, M.H., menegaskan bahwa observasi ini bukan sekadar agenda melihat fenomena astronomi, tetapi juga penguatan dimensi spiritual mahasiswa.

“Kami tidak ingin mahasiswa hanya memahami gerhana sebagai fenomena sains yang kering dari makna. Melalui observasi langsung, mereka belajar bahwa sains dalam Islam bukan sesuatu yang terpisah dari nilai-nilai keimanan, melainkan sarana untuk membaca tanda-tanda kebesaran Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

Menurutnya, pendidikan Islam tidak cukup berhenti pada teori pergerakan benda langit dan hitungan astronomis. Lebih dari itu, mahasiswa perlu menyadari bahwa setiap fenomena alam memiliki pesan ketuhanan yang menguatkan iman.

Ia menambahkan, pembelajaran seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter akademik yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual.

“Inilah esensi pendidikan yang ingin kami hadirkan mengintegrasikan rasionalitas ilmiah dengan komitmen keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Secara ilmiah, gerhana bulan terjadi ketika bumi berada di antara matahari dan bulan sehingga bayangan bumi menutupi cahaya bulan. Proses tersebut dapat dijelaskan secara rasional melalui kajian astronomi. Namun dalam perspektif Islam, gerhana juga menjadi momen untuk memperbanyak dzikir, doa, dan melaksanakan shalat khusuf.

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

Tanzil menegaskan bahwa shalat khusuf merupakan sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan saat terjadi gerhana. Ia juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau kehidupan seseorang. Apabila kalian melihat gerhana, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, dirikanlah shalat, dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Melalui hadis tersebut, ia menekankan bahwa gerhana bukanlah pertanda mistis ataupun berkaitan dengan nasib seseorang, melainkan tanda kekuasaan Allah SWT yang patut disikapi dengan ibadah dan refleksi diri.

Lewat kegiatan observasi ini, Prodi HKI UMM berharap mahasiswa tidak hanya memahami gerhana sebagai fenomena astronomi, tetapi juga sebagai panggilan spiritual untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas penghambaan kepada Allah SWT. (*)

Baca Sebelumnya

Pemerintah Wajibkan Operator Beri 'THR' untuk Ojol dan Kurir Online, Minimal 25 Persen dari Rata-rata Pendapatan

Baca Selanjutnya

Peduli Ummat Muslim Berpuasa, BPJS Ketenagakerjaan Jombang Bagikan Takjil

Tags:

Kota Malang Gerhana bulan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Berita lainnya oleh Rosa Dwi Eliyah

Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

15 April 2026 07:00

Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

14 April 2026 19:57

Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

Lolos SNBP Meningkat, SMK Negeri 4 Tekankan Kesiapan Siswa Bukan Sekadar Target PTN

13 April 2026 11:04

Lolos SNBP Meningkat, SMK Negeri 4 Tekankan Kesiapan Siswa Bukan Sekadar Target PTN

19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

12 April 2026 15:29

19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

UMM Siapkan Beasiswa Khusus Aktivis, Dinilai Sebagai Jalur Prestasi

8 April 2026 08:28

UMM Siapkan Beasiswa Khusus Aktivis, Dinilai Sebagai Jalur Prestasi

Dari Kolong Jembatan Ke Balai Kota, Cara MAPAC Menjaga Nyala Seni di Malang

2 April 2026 13:04

Dari Kolong Jembatan Ke Balai Kota, Cara MAPAC Menjaga Nyala Seni di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar