KETIK, MALANG – Hadiah juara dalam Bulutangkis Forkopimda Cup yang digelar oleh PC PMII Kota Malang tak kunjung dibayarkan oleh panitia. PMII Kota Malang telah memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut.
Ketua PC PMII Kota Malang, Diky Wahyu Firmansyah menjelaskan tertundanya pembayaran hadiah bagi para juara disebabkan minimnya dana yang didapatkan. Pihaknya mengaku telah menyebarkan proposal sponsorship kepada Forkopimda Kota Malang, namun hanya DPRD dan Polresta Malang Kota yang memberikan pendanaan.
Meskipun tidak mendapatkan pendanaan yang cukup, panitia tetap nekat melanjutkan kejuaraan yang diikuti oleh 400 orang peserta dari berbagai klub bulutangkis di Jawa Timur.
"Dukungan yang berhasil diperoleh hanya dari DPRD Kota Malang dan Polresta Malang Kota. Jumlahnya belum cukup untuk menutupi kebutuhan operasional, termasuk hadiah kejuaraan," ujar Diky, Jumat, 14 Februari 2025.
Penggunaan nama kegiatan dengan mencantumkan Forkopimda Cup pun tanpa disertai dengan koordinasi matang bersama Forkopimda. Hal tersebut semakin menimbulkan kesalahpahaman.
"Nama 'Forkopimda Cup' dipilih oleh panitia tanpa adanya koordinasi yang matang dengan instansi Forkopimda. Sehingga menimbulkan kesalahpahaman terkait keterlibatan institusi tersebut," lanjutnya.
Ketika panitia mengumumkan bahwa hadiah uang pembinaan tak dapat langsung diberikan, berujung pada kekecewaan dari para peserta. PMII Kota Malang pun akhirnya mendapatkan bantuan dari PBSI Kota Malang.
"PBSI Kota Malang turun tangan dengan membantu menalangi kekurangan dana. Panitia kini memiliki tanggung jawab untuk mengembalikan pinjaman," sebutnya.
Atas adanya peristiwa tersebut PMII Kota Malang menyampaikan permohonan maafnya dan akan melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan event ke depannya. Begitu pula komitmen utuk mengembalikan dana yang telah dipinjamkan oleh PBSI Kota Malang.
"Kami meminta maaf kepada seluruh peserta, stakeholder, dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kejadian ini menjadi pembelajaran berharga bagi kami untuk lebih profesional dalam mengelola kegiatan serupa di masa mendatang," tutupnya. (*)
Hadiah Juara Bulutangkis Forkopimda Cup Tak Dibayarkan, PMII Kota Malang Klarifikasi
14 Februari 2025 20:16 14 Feb 2025 20:16
Lutfia Indah, Gumilang
Redaksi Ketik.com
Penandatanganan MoU antara PMII Kota Malang dengan PBSI Kota Malang untuk pengembalian dana talangan. (Foto: PMII Kota Malang)
Tags:
PMII Kota Malang Bulutangkis Forkopimda Cup PBSI Kota Malang Hadiah Juara Kota MalangBaca Juga:
Asah Kreativitas Digital, DPM Unitri Fasilitasi Pelatihan Desain Grafis Mahasiswa MalangBaca Juga:
Dishub Kota Malang Bersih-Bersih Halte Tiap Senin, Minta Masyarakat Tak Lakukan VandalismeBaca Juga:
Sirkuit Legendaris Kertanegara Malang Kembali Menderu Besok!Baca Juga:
Kredit Konsumsi Meroket, Warga Malang Raya Ternyata Gemar Belanja dan Melek InvestasiBaca Juga:
Balap Motor di Jantung Kota Malang, Jalan Kertanegara dan Separuh Jalan Tugu Ditutup TotalBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
30 Mei 2026 17:07
Dishub Kota Malang Bersih-Bersih Halte Tiap Senin, Minta Masyarakat Tak Lakukan Vandalisme
30 Mei 2026 14:23
Sirkuit Legendaris Kertanegara Malang Kembali Menderu Besok!
30 Mei 2026 13:25
Heboh di TikTok! Sego Tempong Pasar Klojen Kota Malang Jadi Buruan Wisatawan Kuliner dari Berbagai Daerah
30 Mei 2026 12:15
Tekan Kenaikan Harga Bahan Pokok, Pemkot Malang Hadirkan WTI di 2 Pasar
29 Mei 2026 15:50
Penambahan 3 Koridor Trans Jatim di Malang Masih Digodok, Gubernur Khofifah: Masih Hitung Anggaran
29 Mei 2026 15:40
Momen HLUN 2026, Pemprov Jatim Guyur Bantuan Jaminan Hidup hingga Rp108 Miliar untuk Lansia
Trending
Kepsek Wanita Lansia Menangis Usai Dimutasi, Ormas 234 SC Kritik Kebijakan Pemkab Pemalang
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
Polemik Mutasi Kepala Sekolah, PGRI Pemalang Sebut SK Bupati Bersifat Final
