DPRD Kota Malang Usul Pembentukan Badan Khusus Pengelola Kawasan Wisata Terpadu

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

22 Jan 2026 14:30

Thumbnail DPRD Kota Malang Usul Pembentukan Badan Khusus Pengelola Kawasan Wisata Terpadu
Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, mengusulkan pembentukan badan khusus yang mengelola wisata terpadu di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, merespons positif rencana pembentukan wisata terpadu di kawasan Balai Kota, Splendid, Kayutangan Heritage, hingga Alun-alun Merdeka. Namun, ia menilai, rencana tersebut harus dilengkapi dengan pembentukan badan khusus pengelola wisata terpadu.

Menurut Trio, selama ini pengelolaan wisata heritage masih terkesan parsial dengan melibatkan banyak dinas. Kondisi tersebut menyebabkan tumpang tindihnya kewenangan dan potensi saling lempar tanggung jawab.

Trio mengusulkan pembentukan badan khusus, baik berupa UPT maupun unit di bawah Disporapar Kota Malang. Badan tersebut fokus menangani kawasan heritage atau wisata terpadu yang telah direncanakan oleh Pemkot Malang.

"Saya usul ada satu badan khusus, mungkin UPT atau badan lainnya supaya benar-benar fokus menangani wisata terpadu ini.  Dia punya manajemen sendiri, mengatur sendiri, membuat jadwal kegiatan, dan tanggung jawabnya ada di situ semua," ujarnya, Kamis, 22 Januari 2026.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Melalui badan tersebut, Trio menambahkan, persoalan kebersihan, ketertiban lingkungan, hingga penyelenggaraan event dapat dikelola secara terpusat. Begitu pula dengan penataan UMKM yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal.

"Nah kita ingin ada unit sendiri khusus yang fokus untuk menangani ini. Bisa di bawahnya Disporapar, tapi unit khusus untuk menangani wisata heritage terpadu ini nanti," lanjutnya.

Politisi PKS Kota Malang itu juga menyoroti beberapa penataan yang masih perlu dilakukan oleh Pemkot Malang. Selain persoalan kantong-kantong parkir, Trio juga menyoroti permasalahan ketidakpastian nasib para Pedagang Kaki Lima (PKL).

Apabila kawasan Splendid dicanangkan sebagai lokasi untuk menghidupkan kembali pasar senggol, maka pendataan PKL harus benar-benar dilakukan. Termasuk ketika Alun-alun Merdeka menjadi area steril dari PKL, Pemkot Malang harus menyediakan solusi melalui penyediaan kantong UMKM atau pusat kuliner di kawasan tersebut.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

"Kita memang harus memikirkan di mana kantong-kantong untuk pusat kuliner, ataupun PKL. Makanya kalau di Alun-alun Merdeka perlu steril, berarti kita juga mengakomodasi ada tempat khusus UMKM," tegasnya.

Penataan PKL ataupun UMKM dapat masuk dalam tanggung jawab dari badan khusus pengelola kawasan wisata terpadu. Mengingat sering kali kehadiran wisatawan dipicu oleh popularitas Kota Malang sebagai destinasi wisata kuliner.

"Jadi meskipun ada kawasan yang steril dari PKL tapi tetap diberikan solusi. PKL yang mungkin tidak tertampung di sentra kuliner Alun-alun Merdeka, bisa ke Splendid sebagai kantong untuk UMKM. Di situlah memang jadi daya tariknya," pungkas Trio.(*)

Baca Sebelumnya

Warga Pertampakan Sampaikan Laporan Pengaduan Kecurangan Dana Desa ke Inspektorat Aceh Singkil

Baca Selanjutnya

Dari PAKUMIS Jadi Kampung Iklim, Transformasi RW 03 Kotalama Malang Raih Penghargaan Proklim Utama

Tags:

Wisata Terpadu Kota Malang Wisata Terpadu Kota Malang DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono Wakil Ketua II DPRD Kota Malang Wisata heritage Kayutangan Heritage kayutangan Alun-Alun Merdeka Kota Malang splendid Balai Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar