Bahas Rencana Kerja 2027, Pemkot Malang Gunakan Standar Metropolitan untuk Atasi Masalah Perkotaan

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

28 Jan 2026 19:32

Thumbnail Bahas Rencana Kerja 2027, Pemkot Malang Gunakan Standar Metropolitan untuk Atasi Masalah Perkotaan
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam pembahasan RKPD 2027, menyebut penyelesaian masalah perkotaan berbasis Kota Metropolitan. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang mulai membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Mereka akan menggunakan standar Kota Metropolitan dalam mengatasi masalah perkotaan. 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan kehadiran mahasiswa dan perantau dari berbagai daerah menyebabkan jumlah penduduk mencapai 1 juta jiwa. Selama ini basis perencanaan pembangunan di Kota Malang masih berkaca sebagai kota besar dengan penduduk di bawah 1 juta. 

"Konsep yang harus kita lakukan adalah berbasis kondisi saat ini. Selama ini kan basis konsep perencanaannya adalah Kota Besar. Pada kenyataannya, jumlah penduduk di Kota Malang lebih dari 1 juta," ujar Wahyu, Rabu 28 Januari 2026.

Melalui pemecahan masalah perkotaan berbasis Kota Metropolitan, diharapkan lebih efektid falam mengatasi isu strategis. Mulai dari kemacetan, banjir, hingga manajemen infrastruktur. 

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

"Dari Kementerian PU melihat Kota Malang sudah menjadi kota metropolitan. Kementerian PU sendiri yang mengajukan atau mengusulkan bahwa Kota Malang jadi Kota Metropolitan karena melihat situasi yang ada saat ini," katanya. 

Beberapa isu strategis yang tertuang dalam RKPD 2027 tersebut mulai dari persoalan infrastruktur hingga penanganan kebencanaan. Wahyu juga menyoroti isu lingkungan hidup yang menjadi basis perencanaan pembangunan di Kota Malang. 

"Sudah saya sampaikan, terkait dengan isu lingkungan ini tetap kita menjaga. Bahwa Kota Malang bisa sejuk dan indah dari lingkungan. Makanya saya ingin 'menolak lupa,' menjadikan Kota Malang dingin seperti dulu, menjaga Ruang Terbuka Hijau (RTH)," sebut Wahyu. 

Ia menegaskan bahwa lingkungan hidup harus dijaga agar tidak terdegradasi dengan perkembangan kota. Dalam melestarikan lingkungan hidup, harus mengedepankan kearifan lokal dan menjaga potensi heritage. 

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

"Terkait dengan lingkungan ini adalah pengembangan konsep-konsep ke depan dengan kearifan lokal. Potensi dari heritagenya itu yang akan kita manfaatkan. Satu kawasan di Kota Malang seperti kawasan pertokoan heritage itu kita kembangkan," tutup Wahyu. (*)

Baca Sebelumnya

3556 Santri Aceh Singkil Terima Mukena dan Kain Sarung Bantuan Presiden RI

Baca Selanjutnya

Tuan Rumah Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Targetkan Sapu Bersih Putaran Pertama Proliga 2026

Tags:

Kota Metropolitan Kota Malang Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Masalah Perkotaan

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar