Asal Usul Nama Gunung Kawi Malang, Berasal dari Sanskerta atau Kawitan?

17 Juli 2026 06:00 17 Jul 2026 06:00

Thumbnail Asal Usul Nama Gunung Kawi Malang, Berasal dari Sanskerta atau Kawitan?

Gunung Kawi dilihat dari Desa Precet Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Beredar banyak versi terkait asal muasal nama Kawi. (Foto: Dendy/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Nama Gunung Kawi, Kabupaten Malang, belakangan kembali menjadi perbincangan. Di balik citranya sebagai gunung yang lekat dengan wisata religi dan berbagai kisah mistis, asal-usul nama Gunung Kawi ternyata menyimpan beragam versi, mulai dari penjelasan berdasarkan bahasa Sanskerta hingga tradisi tutur masyarakat setempat.

Nama Gunung Kawi sendiri telah dikenal sejak berabad-abad silam. Dalam naskah Tantu Panggelaran yang disusun sekitar abad ke-15 Masehi, Gunung Kawi disebut sebagai salah satu pecahan Mahameru yang terlepas ketika gunung suci tersebut dipindahkan dari India ke Pulau Jawa.

Penyebutan Gunung Kawi juga muncul dalam naskah Pararaton, yang menempatkan gunung ini di sebelah barat wilayah kelahiran Ken Angrok, pendiri Kerajaan Tumapel.

Salah satu penjelasan mengenai asal-usul nama Kawi dikaitkan dengan bahasa Sanskerta. Dalam bahasa Sanskerta dikenal istilah kavi, yang berarti pujangga, resi, atau orang bijaksana yang memiliki pengetahuan mendalam. Dari istilah tersebut kemudian berkembang kata kawi dalam tradisi Jawa Kuna.

I Made Surada dalam buku Bahasa dan Sastra Kawi menjelaskan bahwa pada mulanya kata kavi di India merujuk pada sosok yang memiliki pengertian luar biasa, mampu melihat jauh ke depan, sekaligus dikenal karena kebijaksanaannya.

Versi ini kemudian mengaitkan nama Gunung Kawi dengan banyaknya resi, pendeta, maupun pertapa yang sejak masa Hindu-Buddha memilih lereng gunung tersebut sebagai tempat bertapa dan mendalami ajaran spiritual.

Sejarawan Suwardono mengatakan, hingga kini masih banyak ditemukan jejak permukiman maupun padepokan pertapa di kawasan lereng Gunung Kawi, terutama di sisi barat.

"Sisa-sisa padepokan pendeta banyak ditemukan karena dulu dijadikan sebagai tempat pertapaan, seperti gunung-gunung lain pada masa Hindu-Buddha," ujarnya.

Sementara itu, masyarakat sekitar juga mengenal versi lain mengenai asal-usul nama Gunung Kawi.

Menurut kisah tutur yang berkembang, nama Kawi berasal dari kata kawitan, yang dalam bahasa Jawa berarti asal atau permulaan.

Praktisi spiritual Keraton Gunung Kawi, Supriyanto, mengatakan masyarakat meyakini Gunung Kawi merupakan salah satu gunung tertua atau gunung yang telah ada sejak awal terbentuknya Pulau Jawa.

"Bisa dibilang Kawi ini merupakan gunung yang mula-mula ada di Jawa. Gunung ini sepuh," katanya.

Keyakinan tersebut berkaitan dengan kisah dalam Tantu Panggelaran yang menyebut Gunung Kawi sebagai salah satu bagian Mahameru yang terlepas ketika gunung suci itu dipindahkan ke Pulau Jawa.

Hingga kini belum ada kesepakatan mengenai asal-usul nama Gunung Kawi. Versi etimologi yang menelusuri akar katanya dari bahasa Sanskerta maupun tradisi tutur masyarakat yang mengaitkannya dengan kata kawitan sama-sama hidup berdampingan, mencerminkan panjangnya sejarah serta kuatnya kedudukan Gunung Kawi dalam kebudayaan Jawa.

Tombol Google News

Tags:

gunung kawi Sejarah Gunung Kawi Gunung Kawi Malang Info Malang Berita Malang Asal Nama Gunung Kawi