KETIK, MALANG – Bagi warga Kota Malang yang akan melintasi kawasan Alun-Alun Merdeka pada Jumat, 10 Juli 2026 besok, sebaiknya bersiap mencari rute alternatif. Pasalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan menerapkan pengalihan arus lalu lintas sehubungan dengan diselenggarakannya kegiatan Pencanangan Gerakan Indonesia Asri.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk menjamin kelancaran acara sekaligus menjaga kenyamanan mobilitas warga di pusat kota.
"Besok, kami lakukan pengalihan arus lalu lintas di sekitar area Alun-Alun Merdeka karena ada kegiatan Pencanangan Gerakan Indonesia Asri. Kami berharap, warga yang akan melintas untuk bisa menyesuaikan rute perjalanannya agar tidak mengalami kemacetan," jelasnya, Kamis, 9 Juli 2026.
Widjaja mengungkapkan, ruas jalan yang akan ditutup meliputi Jalan Merdeka Barat (tepatnya di depan Masjid Agung Jami') dan Jalan Merdeka Selatan (tepatnya di depan Kantor Pos Kota Malang). Penutupan dan pengalihan arus tersebut mulai diberlakukan sejak pukul 05.30 WIB hingga kegiatan selesai.
Untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan tertib serta meminimalkan kebingungan pengguna jalan, Dishub akan menerjunkan personel gabungan. Setidaknya, ada 50 petugas yang dikerahkan dan disebar di sejumlah titik strategis.
"Mereka akan berjaga dan membantu mengarahkan pengguna jalan, agar tidak bingung dengan jalur pengalihan yang diterapkan," tambahnya.
Di samping itu, Dishub Kota Malang juga telah menyiapkan beberapa titik kantong parkir untuk menampung kendaraan tamu undangan dan peserta kegiatan. Area parkir tersebut ditempatkan di Jalan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Timur, area Kantor Pos, hingga Gedung Parkir Kayutangan.
Dalam kesempatan ini, Widjaja mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Kami mohon maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan ini. Tetap utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan," pungkasnya.(*)
.png)