KETIK, MALANG – Sebanyak 33 pegawai di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang menerima kenaikan pangkat pada Rabu, 15 April 2026. Momen tersebut menjadi awal dari gebrakan untuk terus berinovasi.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, Endang Margiati, memimpin langsung penyematan tanda pangkat. Dari 33 pegawai, 20 orang naik ke golongan 2b, 11 orang ke golongan 2c, serta masing-masing satu orang untuk golongan 3b dan 3c.
Menurut Endang, kenaikan pangkat menjadi bentuk penghargaan negara atas dedikasi, integritas, serta loyalitas yang diberikan pegawai selama bertahun-tahun. Namun dengan kenaikan pangkat ini, pegawai diminta untuk meningkatkan standar kinerja.
"Untuk yang hari ini sudah disematkan pangkatnya, saya secara pribadi dan kedinasan menunggu inovasi nyata untuk kantor kita tercinta. Pangkat baru harus berbanding lurus dengan semangat baru dalam berkarya," ujarnya.
Ia juga meminta agar seluruh pegawai tidak lagi terjebak pada rutinitas kerja yang monoton. Di era digitalisasi ini, inovasi menjadi kunci untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap warga binaan dan juga masyarakat.
"Semoga amanah ini menjadi bahan bakar untuk terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan organisasi," tegas Endang.
Salah satu pegawai yang menerima kenaikan pangkat, Cita Rimbawati, turut merasa bersyukur dengan kenaikan pangkat tersebut. Menurutnya, momen tersebut menjadi titik balik untuk refleksi atas kinerjanya selama ini.
"Saya sangat terharu dengan pencapaian hari ini. Ini bukan sekadar kenaikan pangkat, tetapi pengingat bagi saya untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Saya ingin menjadi abdi negara yang bisa membanggakan keluarga dan instansi melalui kinerja yang nyata," ujar Cita. (*)
