Mahasiswa ITB Widya Gama Lumajang Buat Beragam Produk dari Limbah Pertanian di Desa Blukon

Jurnalis: Abdul Fatah
Editor: Mustopa

28 Agt 2024 12:49

Thumbnail Mahasiswa ITB Widya Gama Lumajang Buat Beragam Produk dari Limbah Pertanian di Desa Blukon
Aneka produksi hasil kreasi mahasiswa KKN ITB Widya Gama Lumajang di desa Blukon (Foto: Abdul Fatah/Ketik.co.id)

KETIK, LUMAJANG – Sebanyak 54 mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Widya Gama Lumajang berhasil membuat pupuk organik, arang briket dan kerajinan berbahan limbah pertanian di Desa Blukon Kecamatan Lumajang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITB Widya Gama Lumajang yang diarahkan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat di Desa Blukon.

Choirul Zenvan, Koordinator KKN di Desa Blukon mengatakan, pembuatan pupuk ini dilakukan untuk meringankan beban petani yang sering berhadapan dengan kelangkaan pupuk dan mengurangi penggunaan pupuk kimia di lahan pertanian. 

"Jika petani bisa membuat pupuk organik sendiri maka petani akan diringankan, di sisi lain bisa terus mengurangi penggunaan pupuk kimia," kata Choirul Zenvan.

Baca Juga:
Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Pupuk organik produksi mahasiswa ITB Wiga ini diberi nama JAG-N atau Jagung Blukon Nutriens. 

Selain membuat pupuk organik, para mahasiswa yang akan berada di Desa Blukon selama satu bulan juga membuat arang briket dari limbah bonggol jagung yang biasanya dibuang begitu saja oleh para petani.

"Bonggol jagung kita bakar kita berikan bahan lain, sehingga ketika digunakan minim asap namun pembakaran tetap sempurna. Jika produksinya banyak, sebenarnya arang briket ini bisa bersaing di pasaran," kata kata Fahreza Fatah Alfiansyah, salah seorang peserta KKN di Desa Blukon.

"Harapan kami nanti ada yang berminat memproduksi dalam jumlah besar, sehingga bisa mendatangkan peluang kerja," harapnya.

Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Masih kata Fahreza, untuk briket dari bonggol jagung ini diberi nama Brikon atau Briket Blukon. Nama ini diberikan agar ketika dikembangkan memiliki brand sendiri.

Produk lainnya yang dikembangkan mahasiswa ITB Widya Gama ini adalah pembuatan aneka hiasan rumah dari bahan limbah jagung dengan melibatkan ibu-ibu PKK dan Karang Taruna.

Untuk hiasan ini diberi nama Blu-Craft dengan packing yang cukup bagus agar memiliki nilai jual.

"Semua produk ini kita beri sample packing agar aneka produk ini memiliki nilai jual di pasaran," jelas Fahreza kemudian.

Untuk semua produk tersebut, para mahasiswa ini bekerja sama dengan Kelompok Tani, PKK dan Karang Taruna serta pemuda setempat.

"Kami sampaikan terima kasih aas support dari Bapak Kepala Desa, Tim Penggerak PKK serta Karang Taruna dan pemuda Desa Blukon. Semoga yang kita lakukan di desa ini bisa bermanfaat untuk warga," pungkasnya Fahreza.(*)

Baca Sebelumnya

Diawali Pecah Kendi, Pasangan Deny Widyanarko-Mudawamah Mendaftar ke KPU Kabupaten Kediri

Baca Selanjutnya

Ingin Berkarier di BUMN? PT Sucofindo Buka Lowongan untuk Lulusan S1

Tags:

ITB Widya Gama Lumajang KKN di desa Blukon Fahreza Fatah Alfiansyah berita lumajang hari ini

Berita lainnya oleh Abdul Fatah

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

13 April 2026 18:04

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

11 April 2026 20:15

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

8 April 2026 13:44

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

6 April 2026 14:57

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

6 April 2026 12:49

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

4 April 2026 02:26

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar