Suplay Melimpah, Harga Pisang di Lumajang Anjlok

Jurnalis: Abdul Fatah
Editor: M. Rifat

21 Des 2024 09:41

Thumbnail Suplay Melimpah, Harga Pisang di Lumajang Anjlok
Suplay pisang terus mengalir di Pasar Klakah dan Ranuyoso Lumajang, 20 Desember 2024. (Foto: Dok. Narasumber)

KETIK, LUMAJANG – Harga pisang yang tercatat di pasar Klakah, Lumajang selama beberapa hari terakhir benar-benar anjlok. Satu tandan pisang mas yang biasanya laku terjual sampai Rp30 ribu pertandan, kini jatuh sampai Rp10 ribu saja. 

Harga jual ini dialami oleh petani langsung yang menjual pisangnya ke pasar Klakah. Harga ini tentu akan lebih rendah jika komoditas pisang ini dijual kepada para pedagang.

“Saya mendapatkan informasi dari petani langsung dari Desa Salak Randuagung yang menjual pisangnya ke Pasar Klakah. Katanya satu tandan pisang hanya dihargai Rp10 ribu saja. Harga ini dari petani langsung yang menjual pisangnya ke pasar. Apalagi  kalau dijual kepada pedagang di rumahan, maka hargaanya dipastikan lebih murah lagi,” kata Ishak Subayo, Ketua Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Lumajang, Ishak Subagyo.

Ishak Subagyo khawatir jika anjloknya harga pisang ini juga terjadi pada jenis pisang lainnya yang banyak ditanam oleh warga Kabupaten Lumajang. Karena pisang, walau sebagian hanya ditanam sebagai tanaman pendamping di sawah atau di pekarangan rumah, namun Lumajang memiliki potensi yang sangat besar untuk produk pisang. Sehingga dimungkinkan terjadi over suplay ke pasaran yang bisa menyebabkan harga anjlok.

Baca Juga:
Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

“Memang tanaman pisang di Lumajang bukan menjadi tanaman utama. Untuk di sawah biasanya ditanam sebagai tanaman tambahan di luar tanaman utama. Tetapi hampir setiap lahan, ada tanaman pisangnya. Utamnya di pinggiran pematang sawah atau tanah tegalan. Belum lagi yang ditanam di pekarangan, jumlahnya juga sangat besar,” kata Ishak Subagyo.

Sementara, sampai saat ini Kabupaten Lumajang belum memiliki data yang akurat soal potensi tanaman pisang di Lumajang. Kapan akan memasuki masa panen dalam jumlah besar, datanya juga tidak ada.

“Ini yang menyebabkan tidak adanya perkiraan, kapan panen akan melimpah. Kondisi ini kemungkinan diperparah oleh suplay pisang dari laur Kabupaten Lumajang untuk sejumlah kota besar, baik di Jawa Timur maupun di luar Jatim,” urai Ishak Subagyo.

Sementara itu Sadi, salah seorang pedagang pisang di Klakah menyebutkan, penurunan harga pisang memang terjadi dalam dua minggu terakhir ini. Disebutkan yang paling turun harga pisang mas dan barlin. Sementara untuk jenis pisang lainnya harga turun sekitar 10 sampai 20 persen saja. Kecuali pisang mas yang harganya turun jauh dari harga sebelumnya. 

Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Jika kondisi ini terus berlarut-larut, Ishak Subagyo khawatir anjloknya harga ini akan berlangsung lama dan akan terus merugikan petani, khususnya dari tanaman pisang yang sudah menjadi budaya tanam bagi sebagian besar masyarakat Lumajang, khususnya di wilayah utara Kabupaten Lumajang. (*)

Baca Sebelumnya

Komisi B DPRD Lumajang Turun Tangan Terkait Tiket Ganda di Tumpak Sewu

Baca Selanjutnya

Tim Medis Gabungan Polres Situbondo Gelar Tes Kesehatan dan Urine Sopir Bus, 10 Tidak Layak

Tags:

Harga pisang anjlok potensi pisang Lumajang berita lumajang hari ini

Berita lainnya oleh Abdul Fatah

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

13 April 2026 18:04

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

11 April 2026 20:15

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

8 April 2026 13:44

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

6 April 2026 14:57

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

6 April 2026 12:49

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

4 April 2026 02:26

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar