Buntut Perkebunan PT KJB Gundul, Warga di Lumajang Khawatir Banjir dan Tanah Longsor

Jurnalis: Abdul Fatah
Editor: Aziz Mahrizal

22 Mei 2025 09:14

Thumbnail Buntut Perkebunan PT KJB Gundul, Warga di Lumajang Khawatir Banjir dan Tanah Longsor
Sejumlah warga Dusun Kalibanter, Desa Kalipenggung, mendatangi rumah anggota DPRD Lumajang dari PPP, Hj. Idawati pada Rabu, 21 Mei 2025. (Foto: Abdul Fatah/Ketik.co.id)

KETIK, LUMAJANG – Sejumlah warga Dusun Kalibanter, Desa Kalipenggung, mendatangi rumah anggota DPRD Lumajang dari PPP, Hj. Idawati. Mereka mengeluhkan penebangan tanaman inti di lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT. Kalijeruk Baru (KJB) di Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung.

Keluhan mereka berpusat pada penebangan sejumlah tanaman keras (karet, kakao, kopi, dan lainnya) di kawasan KJB. Sebagian kawasan telah berganti menjadi lahan tebu. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat kontur daerah yang berbukit dan berisiko tinggi mengalami banjir saat terjadi hujan deras.

"Kemarin pada saat bulan puasa, sudah terjadi banjir bu, masuk ke rumah warga juga. Kalau  penebangan kayu-kayu keras ini diteruskan, maka kami khawatir terjadi banjir dan longsor," kata Faisol, salah seorang warga Desa Kalipenggung, Rabu, 21 Mei 2025.

Selain itu, selama beberapa bulan terakhir, warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Ini disebabkan oleh terganggunya tiga sumber mata air di kawasan HGU, padahal sumber-sumber tersebut sangat penting bagi kehidupan mereka.

Baca Juga:
Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

"Sekarang sumbernya mengecil dan warga sangat butuh air. Kalau penebangan ini diteruskan, kami yakin untuk pemenuhan kebutuhan air akan semakin sulit," jelasnya.

Oleh karena itu, warga berharap agar tanaman yang selama ini ada seperti kakao, karet dan kopi tidak ditebang dan sejumlah kawasan yang terlanjur ditebang untuk segera ditanam kembali.  

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Lumajang, Hj. Idawati, menyatakan sesuai ketentuan lahan HGU yang cukup luas itu tanamannya adalah kopi, kakao dan karet.

"Nanti akan kita lihat pada perjanjian HGU-nya, kalau harus tanaman keras, ya akan kita minta untuk mengembalikan kepada tanaman keras. Sesuai ketentuan saja. Saya berharap Pemkab Lumajang juga turun tangan nantinya untuk menjawab keluhan warga ini," kata Hj. Idawati.

Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Sebelumnya, Ketua Komisi C DPRD Lumajang, H. Zainal, mengatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil manajemen PT. KJB untuk rapat kerja dengan lintas Komisi di DPRD Lumajang agar jelas duduk perkaranya.

"Segera akan kita minta PT. KJB untuk hadir dalam hearing dengan DPRD, warga juga akan kita undang. Semuanya akan kita dengarkan penjelasannya, agar kami tidak menerima informasi secara sepihak," tegas H. Zainal.(*)

Baca Sebelumnya

SWI Aceh Tegaskan Peran Pers Sebagai Pilar Reformasi dan Demokrasi

Baca Selanjutnya

Bupati Bandung Angkat 6.900 PPPK dan CPNS, Ini Pesannya

Tags:

PT. Kalijeruk Baru Komisi C DPRD Lumajang berita lumajang hari ini Lumajang banjir

Berita lainnya oleh Abdul Fatah

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

13 April 2026 18:04

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

11 April 2026 20:15

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

8 April 2026 13:44

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

6 April 2026 14:57

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

6 April 2026 12:49

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

4 April 2026 02:26

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar