Arah Pembangunan Pertanian Kita Harus Fokus Pada Produk Tanaman Pangan

Jurnalis: Abdul Fatah
Editor: Marno

20 Des 2023 16:38

Thumbnail Arah Pembangunan Pertanian Kita Harus Fokus Pada Produk Tanaman Pangan
Agus Setiawan, Ketua Kadin Kabupaten Lumajang (Foto : Abdul Fatah / Ketik.co.id)

KETIK, LUMAJANG – Arah pembangunan bidang pertanian di Kabupaten Lumajang bisa difokuskan pada produksi gabah dari petani, baik peningkatan jumlah maupun kualitasnya. Ini sebagai bentuk kesungguhan pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat Lumajang, yang sebagian besar hidup dari pertanian.

Di Jawa Timur misalnya, bidang pertanian memberikan share cukup tinggi kepada PDRB Jawa Timur, yakni hampir 12 persen. Dari prosentase share kepada PDRB tersebut, hampir 27 persen berasal dari tanaman pangan. Hal ini disampaikan Ketua Kadin Lumajang, Agus Setiawan, kepada Ketik.co.id, hari ini, Selasa (19/12) di kediamannya.

“Sektor pertanian lainnya memang perlu perhatian. Karena di Lumajang luasan tanaman non pangan seperti sengon juga tinggi, perikanan juga berkembang. Tetapi jika ukurannya kesejahteraan petani, sektor tanaman pangan jauh lebih penting untuk dikembangkan,” kata Ketua Kadin Lumajang, Agus Setiawan.

Agus Setiawan kemudian membeberkan data lainnya pada tahun 2021, di antaranya soal pola konsumsi masyarakat Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Lumajang. Angkanya, pengeluaran masyarakat untuk keperluan konsumsi, khususnya beras, angkanya masih cukup tinggi, yakni hampir 11 persen.

Baca Juga:
Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

“Ini artinya, masalah pangan jika dikaitkan dengan produksi gabah petani, kebutuhannya masih sangat tinggi. Komuditas gabah begitu penting bagi masyarakat, maka sektor produksinya juga harus tinggi. Ini yang saya sebut sebagai fokus kepada komuditas yang dibutuhkan dalam jumlah besar,” ujarnya kemudian.

Kata Agus Setiawan, fokus atau match dengan kebutuhan harus menjadi landasan utamanya. Soal langkahnya, bisa dimulai dari penyediaan pupuk, pengembangan pupuk organik, modernisasi pengolahan lahannya, sampai kepada pasca panen.

“Dari hulu sampai kehilir, harus diback-up dengan kebijakan yang mendukung. Jika tidak, maka produk gabah dari Lumajang akan menjadi fluktuatif. Terlebih sebagian kawasan pertanian di Lumajang berada di kawasan sering banjir, seperti di Rowokangkung dan Yosowilangun selatan. Ini mesti diperediksi dan direncanakan dari awal, agar jumlah gabah petani dari Lumajang tetap tinggi,” urainya kemudian.

Agus Setiawan juga mengatakan, angka-angka ini harus disampaikan kepada publik, agar masyarakat tahu, sebesar apa prosentase luasan tanaman pangan kepada produksi gabah. Sementara ini di Jatim, masih didominasi oleh Kabupaten Ngawi dengan angka 450 ribu ton, pada tahun 2022. Sementara Kabupaten Lumajang pada kisaran 175 ribu ton.

Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

"Kalau fokus dan terencana dengan baik, serta didukung oleh kebijakan yang memadai jumlah produksi gabah dari petani Lumajang masih bisa ditingkatkan," pungkas Agus Setiawan.(*)

Baca Sebelumnya

Tanissa Puti Rahmadiva, Pengusaha Muda Asal Purwakarta Raih Penghargaan dari Kementerian Pertahanan RI

Baca Selanjutnya

Bandara Juanda Buka Posko Nataru, Puncak Arus Penumpang Diprediksi 22 Desember

Tags:

Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan Produksi gabah Lumajang pertanian Lumajang berita lumajang hari ini

Berita lainnya oleh Abdul Fatah

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

13 April 2026 18:04

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

11 April 2026 20:15

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

8 April 2026 13:44

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

6 April 2026 14:57

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

6 April 2026 12:49

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

4 April 2026 02:26

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar