Ada Aroma Setoran Rutin di Balik Bisnis Solar Subsidi di Lumajang

Jurnalis: Abdul Fatah
Editor: Muhammad Faizin

2 Okt 2025 15:31

Thumbnail Ada Aroma Setoran Rutin di Balik Bisnis Solar Subsidi di Lumajang
Bisnis solar ilegal Lumajang. (Ilustrator: Rihad Humala/Ketik)

KETIK, LUMAJANG – Bisnis solar subsidi yang terus berlangsung di Lumajang sampai saat ini cenderung tetap aman. Walau jelas-jelas bisnis pembelian bio solar di SPBU yang kemudian untuk kalangan bisnis ini melanggar aturan, sampai sekarang tetap aman berlangsung setiap hari.

Polisi melalui Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Pras Adinata pernah menyampaikan akan segera menyelidiki bisnis ilegal bio solar ini, namun sampai saat ini bisnis haram ini tetap berjalan seperti hari-hari sebelumnya.

Salah seorang pelaku perdagangan bio solar ini mengaku bahwa dirinya dikenakan iuran dalam jumlah yang cukup besar yang disebutnya sebagai uang keamanan dari bisnis solar subsidi ini.

"Ada tiap bulan kita ada pengeluaran untuk itu," katanya sembari menyebut nominal yang dikeluarkan dan peruntukannya.

Baca Juga:
Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Mungkin karena setoran inilah, sehingga mereka tetap aman melakukan bisnis haramnya sampai saat ini.

Pengacara senior Lumajang Mahmud SH, kepada media ini mengatakan, bisnis bio solar ini merupakan kejahatan ekonomi yang seharusnya diberantas oleh Aparat Penegak Hukum.

"Ini masuk katagori kejahatan ekonomi yang seharusnya tidak boleh terjadi. Karena ada aturannya, ada pasalnya, ada sangsinya. Intinya mulai dari membeli dalam jumlah besar di SPBU, menyimpan untuk dijual ke kalangan usaha tersebut ada sangsi hukumnya," kata Mahmud SH.

Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, para tengkulak ini membeli bio solar di SPBU untuk dijual ke kalangan usaha yang seharusnya menggunakan solar non subsidi.

Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Mereka bisa keluar masuk SPBU dan membeli berkali-kali sehingga bisa mendapatkan bio solar dalam jumlah yang cukup besar.

Sementara Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Pras Adinata yang beberapa kali dihubungi media ini tidak merespon. (*)

Baca Sebelumnya

Ahmad Iman Sukri Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia, Begini Kata Ketua DPC Trenggalek

Baca Selanjutnya

Tahap II Kasus Pasar Cinde, Alex Noerdin dan Harnojoyo Resmi Diserahkan ke Jaksa

Tags:

mafia BBM Lumajang bisnis solar subsidi Lumajang berita lumajang hari ini

Berita lainnya oleh Abdul Fatah

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

13 April 2026 18:04

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

11 April 2026 20:15

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

8 April 2026 13:44

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

6 April 2026 14:57

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

6 April 2026 12:49

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

4 April 2026 02:26

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H