Bapenda Lebak Cetak 799.440 SPPT PBB-P2 2026, Target PAD Rp32 Miliar

Jurnalis: Abdul Kohar
Editor: Al Ahmadi

7 Jan 2026 18:01

Thumbnail Bapenda Lebak Cetak 799.440 SPPT PBB-P2 2026, Target PAD Rp32 Miliar
Plt Kepala Bapenda Lebak, Agung Budi Santoso saat berbicara soal target pendapatan sektor pajak bangunan, Rabu, 7 Januari 2026. (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com)

KETIK, LEBAK – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak mulai melakukan cetak massal Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026 sejak 2 Januari 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Kabupaten Lebak, Agung Budi Santoso, mengatakan jumlah SPPT yang dicetak mencapai 799.440 lembar.

Proses pencetakan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan.

“Mulai 2 Januari 2026 kita sudah melakukan cetak massal SPPT PBB-P2. Jumlahnya sebanyak 799.440 SPPT dan kita targetkan selesai dalam waktu satu bulan. Insyaallah pada Februari nanti sudah bisa kita salurkan ke desa-desa,” ujar Agung Budi Santoso ketika diwawancarai oleh Ketik.com diruang kerjanya, Rabu 7 Januari 2026.

Baca Juga:
Peringati Hari Kartini 2026, IDI dan DWP Lebak Gelar Seminar Kesehatan dan Skrining Kanker Gratis

Kata Agung, untuk Tahun Anggaran 2026, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB-P2 yang ditetapkan dalam APBD Kabupaten Lebak sebesar Rp32 miliar. 

"Angka tersebut lebih kecil dibandingkan nilai ketetapan PBB-P2 yang tercatat dalam aplikasi, yakni mencapai Rp43 miliar," katanya 

Agung menjelaskan, perbedaan nilai tersebut disebabkan masih adanya data NJOP dan SPPT PBB-P2 yang objek pajaknya sudah tidak ada secara fisik, namun masih tercatat dalam sistem aplikasi. 

Lanjut Agung, objek pajak tersebut di antaranya berada di lokasi Bendungan Waduk Karian dan jalur pembangunan Jalan Tol.

Baca Juga:
Simulasi Rutin Pencegahan Kebakaran di Kejari Lebak, Damkar: Sangat Penting

“Angka Rp43 miliar itu merupakan nilai yang terdaftar di aplikasi. Sebagian NJOP tersebut sebenarnya sudah tidak ada objeknya, seperti lahan yang terdampak Bendungan Waduk Karian dan pembangunan jalan tol, namun masih tercatat dalam SPPT,” jelasnya.

Menurut Agung, hingga saat ini Bapenda belum dapat menghapus NJOP tersebut karena belum adanya Surat Pengalihan Hak (SPH).

Selain itu, kepemilikan lahan yang terdampak pembangunan tersebut masih tercatat atas nama perorangan.

“Belum bisa kita hapus karena belum ada SPH. Statusnya masih atas nama perorangan, sehingga kita juga perlu kejelasan siapa yang seharusnya melakukan pembayaran pajak,” ungkapnya.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Bapenda Lebak tengah melakukan upaya koordinasi lintas instansi. 

Agung mengaku telah menginstruksikan jajarannya untuk segera berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Pekerjaan Umum, serta balai pengelola Bendungan Waduk Karian.

“Kita akan meminta waktu untuk bertemu dengan BPN dan pihak pengelola bendungan maupun jalan tol, agar diketahui secara pasti NJOP mana saja yang sudah ditenggelamkan atau terdampak pembangunan. Dengan begitu, data di aplikasi bisa disesuaikan,” katanya.

Ia menegaskan, pembenahan dan validasi data tersebut penting agar nilai NJOP Bumi yang tercatat lebih akurat, sehingga target PAD dari sektor PBB-P2 dapat lebih realistis dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Selama ini terlihat besar, sampai Rp43 miliar, padahal sebenarnya tidak sebesar itu karena masih ada SPPT-SPPT yang objek pajaknya sudah tidak ada,” pungkas Agung. (*)

Baca Sebelumnya

Dua Laporan Masuk, Polisi Dalami Insiden Bentrokan Ormas di Depan PS Mall Palembang

Baca Selanjutnya

Persebaya Umumkan 2 Pemain Baru, Bruno Paraiba dan Jefferson Silva

Tags:

Bapenda Lebak Agung Budi Santoso cetak SPPT PBB-P2 2026 ketik.com Kabupaten Lebak banten

Berita lainnya oleh Abdul Kohar

DPRD Lebak Desak Bupati Segera Lakukan Penataan Birokrasi

14 April 2026 19:00

DPRD Lebak Desak Bupati Segera Lakukan Penataan Birokrasi

Peringati Hari Kartini 2026, IDI dan DWP Lebak Gelar Seminar Kesehatan dan Skrining Kanker Gratis

14 April 2026 11:45

Peringati Hari Kartini 2026, IDI dan DWP Lebak Gelar Seminar Kesehatan dan Skrining Kanker Gratis

Simulasi Rutin Pencegahan Kebakaran di Kejari Lebak, Damkar: Sangat Penting

14 April 2026 09:22

Simulasi Rutin Pencegahan Kebakaran di Kejari Lebak, Damkar: Sangat Penting

Delapan Desa di Lebak Dipimpin Pj, DPMD Pastikan Proses PAW Berjalan

14 April 2026 09:20

Delapan Desa di Lebak Dipimpin Pj, DPMD Pastikan Proses PAW Berjalan

Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Lebak Konsultasikan Tindak Lanjut Evaluasi AKIP 2025 di  Kementerian PANRB

14 April 2026 07:02

Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Lebak Konsultasikan Tindak Lanjut Evaluasi AKIP 2025 di Kementerian PANRB

Jalan Longsor di Cijaku Mulai Diperbaiki, Akses Tiga Kecamatan Segera Pulih

13 April 2026 21:49

Jalan Longsor di Cijaku Mulai Diperbaiki, Akses Tiga Kecamatan Segera Pulih

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar