Ishlah Tercapai di Ponpes "Keramat" Lirboyo, Muktamar PBNU Segera Digelar Panitia Bersama

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

25 Des 2025 16:19

Headline

Thumbnail Ishlah Tercapai di Ponpes "Keramat" Lirboyo, Muktamar PBNU Segera Digelar Panitia Bersama
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dengan Rais Aam KH Miftachul Akhyar, dan mustasyar serta masyayikh sepuh, saat tabayun di Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/25).(Foto:PBNU)

KETIK, KEDIRI – Kesepakatan ishlah tercapai antara Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar, dan mustasyar serta masyayikh sepuh, pada moment tabayun dalam suasana hangat di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025).

Berkat bimbingan Masyayikh Mustasyar Kiai Sepuh point ishlah antara lain menghasilkan kesepatakan; untuk segera menggelar Muktamar Bersama yang legitimate.

Poin kedua, untuk waktu, tempat dan tekhnis pelaksanaan Muktamar akan diputuskan bersama oleh Ketua Umum dan Rois Aam melalui kepanitian gabungan yang akan dibentuk bersama.

Momen kebersamaan Gus Yahya dan KH Miftachul Akhyar di Lirboyo menjadi sorotan tersendiri. Keduanya tampak duduk berdampingan dalam satu majelis, menandai pertemuan perdana setelah sebelumnya muncul surat pemecatan Ketum PBNU dari Rois Aam yang sempat memicu perbincangan luas dan perbedaan sikap di tubuh jam’iyah NU.

Baca Juga:
Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

Kehadiran Gus Yahya di Lirboyo sekaligus menegaskan komitmen PBNU untuk memenuhi undangan silaturahim para kiai sepuh dan mustasyar. Forum ini sejak awal dipandang sebagai ruang peneduh untuk meredakan ketegangan, mengembalikan persoalan ke khittah musyawarah, serta mencari solusi yang menjaga marwah organisasi.

Secara administratif, PBNU menerima undangan resmi bernomor 064/A/AZM/P2L/XII/2025 yang ditandatangani Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH M. Anwar Manshur. Undangan itu ditujukan kepada Ketua Umum PBNU beserta jajaran Pengurus Tanfidziyah sebagai bentuk panggilan resmi para sesepuh NU.

“Kami telah menerima surat undangan dari Romo Kiai Anwar Manshur. Insyaallah saya hadir untuk memenuhi panggilan para kiai sepuh dan mustasyar. Ini merupakan bentuk ta’dzim kepada para sesepuh, sekaligus komitmen membuka ruang dialog dan mencari solusi terbaik bagi jam’iyah,” ujar Gus Yahya, Kamis (25/12/2025).

Pertemuan di Lirboyo dipimpin langsung oleh Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin. Mantan Wakil Presiden RI itu duduk memimpin forum, didampingi Rois Aam PBNU dan para masyayikh sepuh, menjadi simbol kuat ikhtiar peneduhan dan penyatuan pandangan di tengah dinamika yang mengemuka.

Baca Juga:
PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Secara kilas balik, forum ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian pertemuan para kiai sepuh dan mustasyar sebelumnya. Mulai dari pertemuan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso pada 30 November, Pondok Pesantren Tebuireng pada 6 Desember, hingga Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo pada 21 Desember 2025. Rangkaian itu mencerminkan keseriusan para sesepuh dalam menjaga keutuhan NU.

Pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WIB dengan agenda “Silaturahim Bersama Mustasyar, Syuriah, dan Sesepuh Nahdlatul Ulama” ini diharapkan menjadi momentum islah. 

“Sejak awal kami selalu membuka pintu dialog. Semoga pertemuan ini membawa berkah dan maslahat bagi NU,” pungkas Gus Yahya. Kesepakatan muktamar bersama pun menjadi sinyal kuat upaya rekonsiliasi demi soliditas NU ke depan.(*)
 

Baca Sebelumnya

Momen Gubernur Khofifah Disambut Penuh Keakraban saat Tinjau Sejumlah Gereja di Surabaya

Baca Selanjutnya

Capaian Emas Peternakan Jatim 2025! Inseminasi 1,09 Juta Sapi hingga Rekor MURI di Tangan Gubernur Khofifah

Tags:

PBNU Ketua Umum PBNU Ketum PBNU muktamar pbnu nu nahdlatul ulama ishlah Ponpes Lirboyo

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Menuju Porprov 2026, KONI Kabupaten Bandung Pastikan Pembinaan Bertahap dan Terukur

16 April 2026 23:03

Menuju Porprov 2026, KONI Kabupaten Bandung Pastikan Pembinaan Bertahap dan Terukur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda