Waspada Pinjol! MJB dan BRI Perkuat Literasi Keuangan Keluarga di Kediri

Jurnalis: Angga Prasetya
Editor: Mustopa

19 Apr 2026 18:21

Thumbnail Waspada Pinjol! MJB dan BRI Perkuat Literasi Keuangan Keluarga di Kediri
Cak Hadi saat memberikan sambutan di kegiatan sosialisasi literasi keuangan dan pengelolaan keuangan rumah tangga di Bagawanta Bhari Pemkab Kediri (Foto: Angga/Ketik.com)

KETIK, KEDIRI – Di tengah tantangan kondisi keuangan yang fluktuatif, Yayasan Muda Jenitra Bhakti (MJB) Kediri mengambil langkah proaktif untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga lewat edukasi literasi keuangan.

Menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), langkah ini diambil sekaligus menyikapi maraknya fenomena masyarakat terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal serta fitur pembiayaan instan.

Ketua MJB Kediri, Dian Rifki Rahmadhana mengatakan bahwa pemahaman mengenai tata kelola keuangan menjadi krusial dimasa sekarang. Menurutnya masyarakat perlu memiliki strategi yang tepat agar tetap tangguh secara ekonomi, salah satunya dengan memanfaatkan program perbankan yang tersedia.

"Literasi keuangan ini sangat penting bagi masyarakat ditengah kondisi ekonomi yang sedang menurun. BRI memberikan solusi bagi kita melalui program-program yang ada. Seperti KUR untuk menambah modal bagi UMKM dan masih ada banyak program lagi dari BRI," kata Rifki dalam kegiatan sosialisasi literasi keuangan dan pengelolaan keuangan keluarga di Bagawanta Bhari Pemkab Kediri, Minggu 19 April 2026.

Baca Juga:
Halalbihalal Berubah Jadi “Sidang Rakyat”, Petani Blitar Desak Perhutanan Sosial Tak Lagi Mandek

Yayasan MJB menyampaikan apresiasi kepada BRI atas kesediaannya berkolaborasi. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Kediri.

Melalui edukasi ini, diharapkan keluarga-keluarga di Kediri dapat lebih bijak dalam mengatur pengeluaran, memahami produk perbankan, serta berani mengambil langkah untuk mengembangkan usaha mandiri demi kesejahteraan jangka panjang.

"Terima kasih BRI sudah mau berkolaborasi dengan yayasan MJB untuk memberikan literasi keuangan bagi keluarga yang ada di Kabupaten Kediri," tambahnya.

Selain kemudahan soal akses permodalan perbankan, edukasi literasi keuangan itu juga menyorot soal masalah serius terkait pinjol ilegal yang sering kali dianggap remeh karena kemudahannya. Kesalahan kecil seperti salah pencet atau kelalaian membayar dengan nilai kecil dapat berdampak fatal pada catatan kredit seseorang.

Baca Juga:
Sebuah Bangunan Bekas Gudang di Kota Madiun Dilahap Si Jago Merah

"Sehingga tidak bisa mengambil kredit yang memang sebenarnya dibutuhkan di masa depan. Misal untuk usaha atau apa itu enggak bisa, karena masih ada nyantol kredit-kredit kecil seperti itu.

Pinjol itu karena saking mudahnya, kadang-kadang kita jadi terlalu meremehkan karena mudah. Sementara kita tidak mempelajari klausul-klausulnya secara rinci," kata narasumber kegiatan, Anang Prakasa.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, M Hadi Setiawan menambahkan pentingnya pengelolaan keuangan yang ditanamkan sejak dini, sehingga pengelolaan keuangan saat ini tidak lagi hanya menjadi konsumsi kalangan dewasa.

“Dan edukasi soal literasi keuangan itu harus dimulai dari unit terkecil, yaitu rumah tangga, keluarga,” kata Cak Hadi sapaan akrabnya.

Edukasi literasi keuangan sejak dini itu, lanjut Cak Hadi dinilai penting mengingat anak yang terbiasa mengelola keuangan sejak kecil cenderung lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial saat dewasa.

Selain itu, fondasi yang ditanamkan sejak dini membiasakan anak agar tidak besar pasak daripada tiang untuk bekal pengelolaan keuangan dimasa mendatang.

“Dan orang tua harus mampu mengedukasi anak cucu mereka mengenai nilai uang agar dapat mengatur finansial dengan cerdas di masa depan,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Khofifah Bahas Kerja Sama Sister Province Jatim–Alexandria, Fokus Perdagangan dan Pendidikan

Baca Selanjutnya

Kejari Kota Malang Lelang 12 Aset Koruptor Puskopsyah Al Kamil

Tags:

#BankRakyatIndonesia #KreditUsahaRakyat #MudaJenitraBhakti #MHadiSetiawan #KabupatenKediri

Berita lainnya oleh Angga Prasetya

Waspada Pinjol! MJB dan BRI Perkuat Literasi Keuangan Keluarga di Kediri

19 April 2026 18:21

Waspada Pinjol! MJB dan BRI Perkuat Literasi Keuangan Keluarga di Kediri

KAI Daop 7 Madiun Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal dari Stasiun Kediri, Antisipasi Kepadatan Acara Gus Iqdam

19 April 2026 06:38

KAI Daop 7 Madiun Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal dari Stasiun Kediri, Antisipasi Kepadatan Acara Gus Iqdam

Mbak Wali Tegaskan Komitmen SPMB Kota Kediri 2026/2027 Obyektif, Transparan, dan Tanpa Diskriminasi

17 April 2026 12:59

Mbak Wali Tegaskan Komitmen SPMB Kota Kediri 2026/2027 Obyektif, Transparan, dan Tanpa Diskriminasi

Penyerahan 44 SHM dan 12 Sertifikat PSU, DAK TPPKT 2025 Tuntaskan Kawasan Kumuh di Ketami Kota Kediri

16 April 2026 16:45

Penyerahan 44 SHM dan 12 Sertifikat PSU, DAK TPPKT 2025 Tuntaskan Kawasan Kumuh di Ketami Kota Kediri

Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

15 April 2026 19:20

Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

KAI Daop 7 Madiun Resmi Operasikan KA Bangunkarta dan Singasari Stainless Steel New Generation, Cek Fasilitas Mewahnya!

15 April 2026 16:14

KAI Daop 7 Madiun Resmi Operasikan KA Bangunkarta dan Singasari Stainless Steel New Generation, Cek Fasilitas Mewahnya!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend