Lepas Ratusan CJH Jombang, Menhaj Ungkap 60 Calon Jemaah Ilegal Digagalkan

7 Mei 2026 19:35 7 Mei 2026 19:35

Syaiful Arif, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Lepas Ratusan CJH Jombang, Menhaj Ungkap 60 Calon Jemaah Ilegal Digagalkan

Menteri Haji dan Umrah RI, Irfan Yusuf atau Gus Irfan didampingi Bupati Jombang Warsubi saat melepas keberangkatan jamaah calon haji di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto: Pemkab Jombang)

KETIK, JOMBANG – Ratusan jamaah calon haji 2026 asal Kabupaten Jombang resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci setelah dilepas langsung Menteri Haji dan Umrah RI, Irfan Yusuf atau Gus Irfan di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis, 7 Mei 2026.

Dalam momen pelepasan jamaah haji Jombang tersebut, Gus Irfan tak hanya menyampaikan pesan kepada calon jemaah haji Kabupaten Jombang.

Ia juga membeberkan temuan mengejutkan terkait upaya keberangkatan haji ilegal 2026 yang masih terjadi.

Menurut Gus Irfan, pemerintah berhasil menekan jumlah calon jemaah yang mencoba berangkat menggunakan visa non-prosedural.

“Kalau tahun lalu jumlah jemaah ilegal yang tertahan mencapai ribuan orang, tahun ini tidak sampai 100 orang. Saat ini tercatat sekitar 60 orang yang terdeteksi mencoba berangkat secara non-prosedural,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah kini memperketat pengawasan terhadap praktik haji ilegal Indonesia 2026 melalui pembentukan satgas gabungan.

Satgas tersebut melibatkan Kementerian Haji dan Umrah, Polri, hingga Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan perjalanan haji instan.

Gus Irfan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran berangkat haji tanpa antre.

“Intinya haji tanpa antre itu tidak ada. Jangan sampai masyarakat tertipu janji-janji yang menggiurkan,” tegas Pengasuh Pesantren Al Faros Tebuireng itu.

Lebih dari 50 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Berangkat

Di sisi lain, Gus Irfan mengungkapkan proses keberangkatan jemaah haji Indonesia 2026 secara nasional telah melampaui 50 persen.

Berdasarkan data sistem informasi haji, sekitar 250 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan ke Arab Saudi.

Artinya, separuh kuota jemaah haji Indonesia saat ini sudah berada di Tanah Suci maupun dalam perjalanan menuju Arab Saudi.

Ia memastikan proses penerbangan dari berbagai embarkasi berjalan lancar tanpa kendala besar.

“Alhamdulillah sampai hari ini operasional penerbangan berjalan baik dan sesuai jadwal,” katanya.

Jemaah Haji Jombang Diimbau Jaga Kesehatan

Selain soal keberangkatan, Menteri Haji juga menyoroti kondisi kesehatan jemaah.

Ia mengungkapkan ada sekitar 10 calon jemaah haji secara nasional yang batal berangkat karena dinyatakan tidak layak terbang usai pemeriksaan kesehatan akhir.

Tak hanya itu, beberapa calon jemaah juga gagal berangkat akibat persoalan imigrasi Arab Saudi karena memiliki catatan hukum di masa lalu.

Karena itu, Gus Irfan meminta seluruh jemaah haji Jombang dan daerah lain menjaga kondisi tubuh menjelang keberangkatan.

“Jangan sampai saat di asrama haji justru dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan karena kelelahan atau sakit yang sebenarnya bisa dicegah,” tandasnya.

Sementara itu, jemaah gelombang pertama yang sebelumnya berada di Madinah kini mulai bergeser ke Makkah. Sedangkan jemaah yang baru diberangkatkan, termasuk dari Jombang, dijadwalkan mendarat di Jeddah sebelum menjalani umrah wajib.

Pemerintah berharap seluruh rangkaian haji 2026 berjalan lancar dan jemaah dapat beribadah dengan aman serta nyaman di Tanah Suci.(*)

Tombol Google News

Tags:

Menteri Haji Gus Irfan Haji Jombang Haji 2026 Bupati Jombang Warsubi kemenag jombang Ketik Haji