Angin Puting Beliung Jombang Rusak 15 Rumah di Sumobito, Kesaksian Warga Detik-detik Atap Terbang

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Muhammad Faizin

5 Feb 2026 09:00

Thumbnail Angin Puting Beliung Jombang Rusak 15 Rumah di Sumobito, Kesaksian Warga Detik-detik Atap Terbang
Salah satu rumah yang mengalami kerusakan akibat puting beliung di desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu 4 Januari 2026 petang. (Foto: capture video Istimewa)

KETIK, JOMBANG – Angin kencang puting beliung disertai hujan lebat menerjang tiga desa di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan belasan rumah warga rusak, pepohonan tumbang, serta satu warga lanjut usia mengalami luka ringan.

Tiga desa yang terdampak angin puting beliung meliputi Desa Sumobito, Desa Kedungpapar, dan Desa Plemahan. Dampak terparah terjadi di Dusun Sidodadi dan Dusun Mojodadi, Desa Plemahan.

Sedikitnya 15 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan kategori berat, sedang, hingga ringan. Kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas dan beterbangan akibat terjangan angin kencang.

Salah satu korban terdampak, Fitriah (63), warga Dusun Sidodadi, Desa Plemahan, menceritakan detik-detik saat angin puting beliung menerjang rumahnya. 

Baca Juga:
BMKG Juanda Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem 1–10 Maret 2026, Perda Penanggulangan Bencana Jatim Diperkuat

Ia menyebut kejadian berlangsung pada Rabu, 4 Januari 2026 sore berlangsung sangat cepat, diawali hujan deras sebelum angin kencang berhembus dari arah selatan.

“Awalnya hujan deras, lalu angin besar datang dari selatan. Pintu rumah waktu itu terbuka, saya lihat angin besar masuk ke dalam rumah,” ujar Fitriah, Kamis 5 Januari 2026.

Menurutnya, saat angin pertama masuk, kondisi rumahnya masih berdiri. Namun hanya dalam hitungan menit, seluruh atap rumahnya terangkat dan rontok tersapu angin.

“Pas ada yang roboh, saya langsung lari supaya tidak tertimpa. Atap rumah rusak semua. Saya tidak apa-apa, hanya baju saya robek bagian belakang kena barang runtuh,” katanya.

Baca Juga:
ACP Tugu Rp1 Miliar Ambrol Perbaikan Tetap Tanggung Jawab Kontraktor, Tapi Kenyataanya

Usai kejadian, Fitriah sempat memeriksakan diri ke bidan desa setempat. Meski tidak mengalami luka serius dan dinyatakan dalam kondisi sehat, nenek berusia 63 tahun itu mengaku masih syok atas bencana yang menimpanya.

Sementara itu, Kepala Dusun Mojodadi, Ahmad Rizky, menjelaskan hujan mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB, disusul angin kencang sekitar pukul 15.30 WIB.

“Total ada 15 rumah terdampak. Dua rusak berat, empat rusak sedang, dan sebelas rusak ringan. Selain itu ada pohon tumbang serta tembok rumah bagian belakang yang roboh,” jelasnya.

Hingga malam hari, warga bersama petugas masih bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang telah melakukan pendataan kerusakan sekaligus menyalurkan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap rumah warga yang rusak.

BPBD juga masih menghitung total kerugian akibat peristiwa angin puting beliung yang melanda wilayah Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Baca Sebelumnya

Rio Aditya Pimpin Pemuda Pancasila Cilacap, Fokus Tekan Pengangguran dan Kriminalitas

Baca Selanjutnya

Sumpah Palsu di Sidang Korupsi Sleman: Aktivis Desak Kejaksaan Seret Aktor Intelektual

Tags:

angin puting beliung jombang angin kencang Sumobito bencana alam Jombang cuaca ekstrem Jawa Timur rumah rusak diterjang angin Bpbd jombang puting beliung Jawa Timur hujan deras disertai angin warga terdampak angin kencang bencana Sumobito Jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar