100 Relawan di Jombang Dilatih Satpol PP Jatim Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Ular

7 Mei 2026 15:13 7 Mei 2026 15:13

Syaiful Arif, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail 100 Relawan di Jombang Dilatih Satpol PP Jatim Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Ular

Pelatihan penanganan kebakaran menggunakan APAR di Wonosalam Jombang, Kamis 7 Mei 2026. (Foto: Syaiful Arif/ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Timur menggelar pembinaan dan pelatihan relawan pemadam kebakaran di kawasan Wisata Desa Rejosari, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta dari berbagai unsur relawan kebencanaan di Kabupaten Jombang.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas teknis serta kesiapsiagaan masyarakat dalam pencegahan, penanggulangan, hingga penyelamatan kebakaran dan non-kebakaran guna memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Para peserta mendapat materi tentang penyebab kebakaran di lingkungan rumah, teknik pemadaman tradisional, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), evakuasi darurat, hingga penanganan ular berbisa.

Tak hanya itu, peserta juga mengikuti simulasi fire drill untuk melatih respons cepat saat menghadapi kondisi darurat.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Jatim, Hadid Manggala Shofwan mengatakan, pelatihan tersebut penting dilakukan karena wilayah Wonosalam memiliki potensi kebakaran cukup tinggi.

Menurutnya, kawasan tersebut memiliki hutan lindung sekaligus permukiman warga yang rawan terdampak kebakaran.

"Pelatihan ini sebagai langkah pencegahan dan penanganan kebakaran sejak dini. Harapannya masyarakat bisa ikut membantu ketika terjadi kondisi darurat," kata Hadid.

Foto Pelatihan penanganan dan evakuasi ular di Wonosalam Jombang, Kamis 7 Mei 2026. (Foto: Syaiful Arif/ketik.com)Pelatihan penanganan dan evakuasi ular di Wonosalam Jombang, Kamis 7 Mei 2026. (Foto: Syaiful Arif/ketik.com)

Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Andik Fajar Tjahjono mengatakan pembentukan relawan pemadam kebakaran diperlukan karena keterbatasan personel damkar di sejumlah daerah.

Ia menyebut sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi langkah penting untuk mempercepat penanganan saat kebakaran terjadi.

"Ketika terjadi kebakaran, masyarakat harus tahu langkah awal yang dilakukan dan tahu harus menghubungi siapa saat api membesar," ujarnya.

Andik menambahkan, saat ini belum seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur memiliki relawan pemadam kebakaran.

Karena itu, pihaknya akan terus mendorong pembentukan relawan di berbagai daerah dan menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin tahunan.

Anggota DPRD Jawa Timur, Sumardi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyebut pelatihan ini merupakan hasil koordinasi DPRD Jatim bersama Satpol PP Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Jombang.

Menurutnya, relawan nantinya tidak hanya difokuskan untuk menangani kebakaran, tetapi juga membantu penanganan bencana lainnya.

Setelah menerima materi teori, peserta langsung mengikuti praktik lapangan bersama petugas BPBD Kabupaten Jombang dengan simulasi pemadaman api di area terbuka kawasan Wisata Sedang.(*)

Tombol Google News

Tags:

Bpbd jombang kebakaran jombang Relawan Pemadam Kebakaran