Bupati Gus Fawait Bangga, RSD dr Soebandi Jember Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis

23 April 2026 22:35 23 Apr 2026 22:35

Nur Fadli, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati Gus Fawait Bangga, RSD dr Soebandi Jember Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis

Bupati Jember, Muhammad Fawait dan jajarannya saat menghadiri acara Pro Gus’e, Kamis malam, 23 April 2026 di RSD dr Soebandi Jember. (Foto: Fadli/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mencatat capaian penting di sektor kesehatan. Muhammad Fawait menyampaikan kebanggaannya atas penunjukan RSD dr Soebandi sebagai rumah sakit penyelenggara pendidikan dokter spesialis (hospital base).

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebut penunjukan tersebut menjadi tonggak penting bagi pengembangan layanan kesehatan sekaligus pendidikan kedokteran di daerah.

"Kita bangga hari ini sebagai warga Jember adalah ditunjuknya Rumah Sakit dr Soebandi menjadi salah satu Rumah Sakit di Jawa Timur yang menyelenggarakan pendidikan penyelenggara utama," kata pria yang akrab disapa Gus Fawait ini, saat menghadiri acara Pro Gus’e, Kamis malam, 23 April 2026 di RSD dr Soebandi Jember.  

Penetapan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Kementerian Kesehatan Nomor: HK 01.07/111/2026. Melalui keputusan itu, RSD dr Soebandi resmi menjadi salah satu rumah sakit penyelenggara pendidikan dokter spesialis di Jawa Timur.

Gus Fawait mengungkapkan, saat ini RSD dr Soebandi didukung oleh total 160 dokter. Dari jumlah tersebut, sebanyak 66 merupakan dokter spesialis dan 31 lainnya merupakan dokter subspesialis. Komposisi tenaga medis ini dinilai menjadi modal kuat untuk menjalankan fungsi sebagai rumah sakit pendidikan.

Ia menambahkan, di Jawa Timur hanya terdapat dua rumah sakit yang mendapat kepercayaan sebagai penyelenggara utama hospital base, yakni RSD dr Soebandi Jember dan RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

"Ini bagi saya membanggakan. Karena tidak semua rumah sakit daerah dipilih oleh pemerintah bahkan ada 228 calon rumah sakit penyelenggara hospital base," kata dia.

Secara nasional, rumah sakit milik Pemkab Jember tersebut menempati peringkat kelima dari 13 rumah sakit yang ditetapkan sebagai penyelenggara hospital base. Capaian ini semakin menegaskan posisi Jember dalam penguatan layanan kesehatan berbasis pendidikan.

Menurutnya, keberadaan fasilitas ini membuka peluang lebih luas bagi masyarakat, khususnya tenaga medis, untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis tanpa harus keluar daerah.

"Kita punya banyak pilihan. Kalau ingin ngambil spesialis bisa di Universitas Jember. Kalau ingin ngambil spesialis ortopedi, mudah-mudahan tahun depan bisa langsung ke Rumah Sakit Daerah Soebandi," tuturnya.

Ia menilai, status sebagai rumah sakit pendidikan akan mendorong peningkatan kualitas layanan sekaligus memungkinkan RSD dr Soebandi mencetak dokter spesialis secara mandiri.

Ke depan, Pemkab Jember juga akan mempercepat peningkatan mutu layanan di rumah sakit daerah lainnya, termasuk RSD Balung dan RSD Kalisat, guna memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas di seluruh wilayah. (*)

Tombol Google News

Tags:

RSD dr. Soebandi Jember Muhammad Fawait Dokter Spesialis Hospital Base RS Pendidikan kesehatan