DPR RI Minta Nadiem Kaji Ulang Kebijakan Dosen Wajib Input Data Administratif

Jurnalis: Ias Abdullah
Editor: Naufal Ardiansyah

11 Apr 2023 16:04

Thumbnail DPR RI Minta Nadiem Kaji Ulang Kebijakan Dosen Wajib Input Data Administratif
Anggota Komisi X DPR RI M Hasanuddin Wahid. (Foto: Dok. DPR for Ketik.co.id)

KETIK, JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI M Hasanuddin Wahid meminta Mendikbudristek Nadiem Makarim untuk mengkaji ulang kebijakan-kebijakan yang memberatkan tenaga pengajar dosen di perguruan tinggi.

Salah satu contohnya adalah kebijakan input data Tridarma Penilaian Angka Kredit di link Sijali/Sijago dengan tenggat waktu 15 April 2023.

Dalam petisi yang beredar, selain tuntutan di atas, ada pula tuntutan kepada Nadiem untuk menghapus ancaman sanksi kepada dosen terkait kebijakan tersebut.

Para dosen yang setuju petisi tersebut mendesak Nadiem melakukan audit aplikasi-aplikasi Ditjen Kemendikbudristek yang dinilai banyak mengganggu dan membebani dosen. Merek juga meminta Nadiem segera melakukan reformasi birokrasi pendidikan.

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

"Kami mendengar masukan para dosen-dosen se-Indonesia. Mereka protes kebijakan ini. Kami bersama para dosen dan akan mengevaluasi bersama Komisi X terkait aduan ini agar dosen tidak dibebani dengan hal-hal yang bersifat administratif," kata Sekjen DPP PKB tersebut, Selasa (11/4/2023).

Cak Udin, sapaan akrabnya, menegaskan  bahwa Kemendikbudristek harusnya fokus pada kebijakan-kebijakan yang mengarahkan para dosen kepada hal-hal produktif, bukan administratif.

Ia mengungkapkan bahwa fungsi dosen sebagai tenaga pengajar akan terganggu, karena dosen menjadi pekerja administratif bukan lagi transfer of knowledge.

“Seharusnya dosen itu sering dibina dengan diberikan pendidikan dan pelatihan agar dapat meningkatkan skill dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian,” jelasnya.

Baca Juga:
Ratusan Siswa MAN 2 Kota Malang Studi ke Senayan, Anggota DPR RI Cak Udin Kuatkan Edukasi Politik Kebangsaan

"Laporan yang saya terima, aplikasi baru ternyata tidak sinkron dengan aplikasi lama. Sehingga dosen harus mengupload ulang data-data sebelumnya ke aplikasi baru. Dan itu makan waktu cukup lama. Sedangkan tenggat waktu sangat mepet," bebernya.

Menurut Cak Udin, jika dosen telat atau tidak mengunggah dokumen ke aplikasi baru, maka akan berpengaruh kepada poin kinerja dosen menjadi nihil.

"Nah ini enggak baik bagi dosen karena akan menghambat kenaikan pangkat, karier, dan beberapa tunjangan lainnya," tegasnya.

Baca Sebelumnya

Dua Pemuda Tepergok Curi Kotak Uang, Sepeda Motornya Ditinggal

Baca Selanjutnya

Mengejar Lailatul Qodar, Khofifah Bersama Nelayan Bermunajat di Tengah Selat Madura

Tags:

Hasanuddin Wahid Cak Udin Nadiem Makarim DPR RI Dosen

Berita lainnya oleh Ias Abdullah

Ini Daftar Nama dan Profil 11 Panelis di Debat Capres Pertama

12 Desember 2023 01:04

Ini Daftar Nama dan Profil 11 Panelis di Debat Capres Pertama

Malam Ini Debat Capres Pertama Digelar, Ini Tema yang Dibahas

12 Desember 2023 00:06

Malam Ini Debat Capres Pertama Digelar, Ini Tema yang Dibahas

Kabar Duka, Mantan Kepala BNPB Doni Monardo Meninggal Dunia

3 Desember 2023 13:39

Kabar Duka, Mantan Kepala BNPB Doni Monardo Meninggal Dunia

Masa Kampanye Pilpres Resmi Dimulai, Tiga Pasangan Menyebar di Berbagai Titik

28 November 2023 04:06

Masa Kampanye Pilpres Resmi Dimulai, Tiga Pasangan Menyebar di Berbagai Titik

Sampai Jumpa di Moto2 2024, Mario Aji!

26 November 2023 15:49

Sampai Jumpa di Moto2 2024, Mario Aji!

Terus Bikin Bangga Jawa Timur, Mario Aji Masuk Nominasi DetikJatim Award 2023

26 November 2023 09:47

Terus Bikin Bangga Jawa Timur, Mario Aji Masuk Nominasi DetikJatim Award 2023

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar