Thailand jadi Tailan, Swiss jadi Swis: Ini Daftar Nama Negara Asing yang Ejannya Diubah Pemerintah Indonesia

Editor: Muhammad Faizin

17 Jan 2026 12:21

Headline

Thumbnail Thailand jadi Tailan, Swiss jadi Swis: Ini Daftar Nama Negara Asing yang Ejannya Diubah Pemerintah Indonesia
Pemerintah resmi mengubah penamaan sejumlah nama negara asing, seperti Thailand menjadi Tailan dan Swiss menjadi Swis. (Badan Informasi Geospasial RI)

KETIK, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengambil kebijakan besar dalam eksonim. Yakni mengubah sejumlah penulisan nama negara asing ke dalam bahasa Indonesia.

Salah satunya adalah Thailand yang dalam bahasa Indonesia yang resmi, kini ditulis menjadi Tailan.

Langkah tersebut bukanlah kebijakan spontan, namun merupakan bagian dari standarisasi resmi nama negara asing yang dilakukan pemerintah Indonesia dan telah disampaikan secara formal di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Melalui Badan Informasi Geospasial (BIG), Indonesia memperbarui dokumen eksonim, yakni nama geografis asing dalam bahasa Indonesia, dan menyerahkannya kepada United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) dalam sidang resmi PBB yang berlangsung di New York pada 28 April hingga 2 Mei 2025.

Baca Juga:
PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

Dalam dokumen berjudul “Updated world country names: short and formal names”, pemerintah Indonesia menjelaskan bahwa revisi ini dilakukan untuk mengatasi ketidakkonsistenan penulisan nama negara serta menyesuaikannya dengan kaidah bahasa Indonesia.

“Indonesia updated its exonym document in 2024 to address inconsistencies in the spelling of country names, ensuring alignment with the orthographic and phonological standards of the Indonesian language,” demikian tertulis dalam dokumen UNGEGN yang diajukan Indonesia.

United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) merupakan badan khusus PBB yang bertugas mengkoordinasikan penamaan nama daerah atau negara secara internasional.

Penjelasan tersebut menegaskan bahwa penyesuaian ejaan, termasuk penggunaan Tailan, dilakukan untuk memastikan keselarasan dengan sistem ejaan dan pelafalan bahasa Indonesia, bukan sekadar penyederhanaan istilah atau tren linguistik sesaat.

Baca Juga:
Mengenal Nadin, Mahasiswi UINSA yang Raih Beasiswa MBKM Internasional Kemendikbudristek ke Thailand

Perubahan ini juga tidak terbatas pada Thailand. Dalam dokumen yang sama, pemerintah Indonesia membakukan sejumlah ejaan nama negara lain yang selama ini digunakan secara beragam dalam bahasa Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah Paraguay yang disesuaikan menjadi Paraguai, Afghanistan menjadi Afganistan, Bangladesh menjadi Banglades, serta Swiss menjadi Swis. Sementara itu, Uruguay tetap ditulis Uruguay karena dinilai sudah sesuai dengan kaidah ejaan dan pelafalan bahasa Indonesia.

Daftar tersebut disusun secara sistematis dengan mencantumkan nama negara internasional berdampingan dengan eksonim bahasa Indonesia. Pola ini menunjukkan bahwa penyesuaian dilakukan mengikuti prinsip penyerapan kata asing yang telah lama diterapkan dalam bahasa Indonesia.

Pemerintah Indonesia juga menekankan bahwa pembaruan daftar eksonim ini merupakan bagian dari kontribusi Indonesia dalam upaya standarisasi global nama geografis.

“By sharing this information, Indonesia reaffirms its commitment to advancing the goals of UNGEGN and contributing to the global standardization of geographical names,” tulis dokumen tersebut.

Menurut pemerintah, daftar ejaan nama negara ini akan digunakan sebagai rujukan dalam peta resmi nasional, dokumen pemerintahan, buku pelajaran, serta publikasi resmi berbahasa Indonesia. Meski demikian, penggunaan ejaan lama seperti Thailand masih lazim dijumpai di ruang publik dan media massa, seiring berlangsungnya masa transisi penerapan standar baru tersebut.

Dengan demikian, penyesuaian ejaan seperti Tailan dan Paraguai bukanlah kebijakan simbolik, melainkan hasil kajian linguistik dan administrasi yang telah disahkan dan dikomunikasikan secara resmi di tingkat internasional. Kebijakan ini sekaligus menegaskan posisi bahasa Indonesia sebagai bahasa modern yang memiliki standar baku dan diakui dalam forum global. (*)

Baca Sebelumnya

Momentum Isra Mi'raj, Rumah Tahfidz As Sakinah Gelar Tahlil Bersama dan Tes Kemampuan Santri

Baca Selanjutnya

INKAI Gelar Kejurprov 2026, Jadi Ajang Cari Atlet Berbakat Karate Taraf Internasional

Tags:

Thailand Tailan Swiss Swis eksonim nama geografis asing badan informasi geospasial

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

16 April 2026 08:00

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

16 April 2026 06:58

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

16 April 2026 05:50

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H