BAP DPD RI Tindaklanjuti Aduan Sengketa Lahan dan Ketenagakerjaan di Berbagai Daerah

Jurnalis: Surya Irawan
Editor: Muhammad Faizin

5 Mei 2025 19:40

Thumbnail BAP DPD RI Tindaklanjuti Aduan Sengketa Lahan dan Ketenagakerjaan di Berbagai Daerah
Ketua BAP DPD RI Abdul Hakim (kiri) memimpin RDP permasalahan sengketa lahan di berbagai daerah serta ketenakerjaan di Gedung DPD RI, Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Senin 5 Mei 2025 (Foto: Humas DPD RI/Ketik.co.id)

KETIK, JAKARTA – Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI memanggil Kanwil BPN Provinsi Sumsel, SKK Migas, Perwakilan PT Musi Hutan Persada serta Kementerian dan Pemerintah Daerah yang berkaitan dengan permasalahan sengketa lahan di berbagai daerah serta ketenakerjaan.

Rapat Dengar Pendapat  (RDP) dilangsungkan di Gedung DPD RI, Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Senin 5 Mei 2025.

"BAP DPD RI mendorong agar kementerian dan lembaga, pemda serta stakeholders agar dapat melakukan monitoring lebih ketat terhadap situasi yang berkembang dilapangan dan mengambil tanggung jawab membuat kebijakan untuk segera menyelesaikan pengaduan dari masyarakat," ujar Ketua BAP DPD RI Abdul Hakim bersama Wakil Ketua BAP Ahmad Syauqi saat membuka rapat. 

Pengaduan masyarakat yang telah diterima BAP DPD RI dan perlu ditindaklanjuti adalah pengaduan Perwakilan Warga Desa Gedung Agung dan Desa Arahan Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan terkait penyelesaian sengketa perampasan tanah kebun yang dilakukan oleh PT Musi Hutan Persada.

Baca Juga:
Kuasa Hukum Arifin Saroa Buka Fakta Sengketa Kawasi

Pengaduan lainnya yaitu dari Perwakilan Aliansi Masyarakat Papua-Papua Barat terkait tuntutan ganti rugi Tanah Adat Marga Malibela seluas 42 Hektar yang telah dipergunakan dan dikuasai oleh Batalyon Infanteri TNI AD sejak tahun 1980.

"Tanah bukan sekadar aset ekonomi, tetapi juga jati diri, warisan budaya, dan simbol kedaulatan bagi masyarakat Indonesia. Karena itu, perlindungan hak atas tanah, penyelesaian sengketa agraria, dan kebijakan yang adil sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial dan pembangunan berkelanjutan," jelas Abdul Hakim.

Pengaduan lain terkait ketenagakerjaan berasal dari perwakilan Eks Karyawan Petrochina International Ltd dan Petrogas Ltd yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi.

Mereka mengaku ada perlakuan tidak adil dan diskriminatif terhadap eks karyawan lapangan selama beroperasinya dua perusahaan tersebut yang berlokasi di Kasim Marine Terminal, Distrik Seget, Provinsi Papua Barat Daya.

Baca Juga:
Lahan Pemkab Muba 'Dikapling' Pihak Swasta, Kejari Naikkan Kasus ke Penyidikan

BAP DPD RI mencatat kasus-kasus terjadinya mal administrasi dan pelanggaran wewenang yang terjadi pada masyarakat di daerah semakin meningkat kuantitasnya, namun belum bisa terselesaikan dan cenderung berlarut-larut.

"Hal ini disebabkan juga karena tumpang tindih kebijakan, benturan kepentingan, regulasi yang tidak jelas, dan fokus lembaga eksekutif yang mengabaikan prioritas penyelesaian permasalahan di masyarakat," kata Abdul Hakim.

Sementara itu, Wakil Ketua BAP Ahmad Syauqi menambahkan bahwa untuk menyelesaikan konflik pertanahan di daerah terkait hibah, semestinya cukup diselesaikan di wilayah Kementerian ATR/BPN, Kementerian Keuangan dan pemerintah daerah terkait.

"Pendapat saya terkait sengketa tanah hibah, harusnya cukup diselesaikan antara pemberi hibah dan pemerintah daerah dan kantor pertanahan terkait yang di daerah, hal tersebut agar lebih cepat diselesaikan," tukas Ahmad.(*)

Baca Sebelumnya

Buka Rakor Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih,Bupati Sleman Instruksikan Ini

Baca Selanjutnya

Persik vs Persebaya 3-3, Gol Telat Fergonzi Selamatkan Muka Macan Putih

Tags:

BAP DPD RI Sengketa Lahan Sengketa Ketanagerjaan Abdul Hakim

Berita lainnya oleh Surya Irawan

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

14 April 2026 07:40

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

28 Maret 2026 10:00

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

28 Maret 2026 08:40

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

28 Maret 2026 07:36

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

28 Maret 2026 07:05

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

19 Maret 2026 16:31

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar