Bantah Makar, Saiful Mujani Jelaskan Arti Seruan 'Turunkan Prabowo'

Editor: Muhammad Faizin

7 Apr 2026 07:20

Headline

Thumbnail Bantah Makar, Saiful Mujani Jelaskan Arti Seruan 'Turunkan Prabowo'
Pengamat politik Saiful Mujani. (Foto: SMRC)

KETIK, JAKARTA – Pengamat politik Saiful Mujani akhirnya buka suara terkait polemik pernyataannya yang menyerukan agar Presiden Prabowo Subianto diturunkan. Pernyataan tersebut sebelumnya viral di media sosial dan menuai tudingan sebagai bentuk makar.

Saiful menegaskan, apa yang ia sampaikan bukanlah tindakan melanggar hukum, melainkan bagian dari ekspresi sikap politik yang sah dalam sistem demokrasi.

Menurutnya, pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah forum halalbihalal yang dihadiri kalangan akademisi dan pengamat. Dalam forum itu, ia hanya menyampaikan pandangan kritis terhadap kinerja pemerintahan yang telah berjalan lebih dari satu tahun.

Ia juga menyoroti bagaimana potongan video pernyataannya kemudian menyebar luas dengan narasi provokatif di media sosial, sehingga memunculkan persepsi publik yang berbeda dari konteks awalnya.

Baca Juga:
So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Saiful Mujani mengatakan potongan rekaman pernyataannya itu kemudian menyebar luas dengan framing “NGERIIII INI UDAH LUAR BIASA PROVOKASINYA. INI BISA DISEBUT MAKAR… JAGA NKRI!!!”. Ia menyebut framing tersebut dibuat oleh Ulta Levenia, influencer yang juga tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP) di akun Instagram @leveenia.

 

Disebut sebagai “Political Engagement”

Saiful menolak keras anggapan bahwa ucapannya bisa dikategorikan sebagai makar. Ia menjelaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan bentuk political engagement atau keterlibatan politik warga negara dalam merespons situasi pemerintahan.

Baca Juga:
David Pajung: Ajakan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo Adalah Opini Jalanan, Bukan Gagasan Akademis

“Sikap politik adalah bagian dari partisipasi politik, dan partisipasi politik merupakan inti dari demokrasi,” ujarnya, seperti dikutip dari Sura.com, jejaring media Ketik.com, Selasa, 7 April 2026. 

"Pertanyaannya apakah ucapan saya itu “bisa disebut makar”? Saya tegaskan itu bukan makar, tapi “political engagement”, yakni sikap politik atau sikap yang dinyatakan tentang isu politik di hadapan orang banyak. Politiknya dalam acara itu terutama berkaitan dengan kinerja Presiden Prabowo," kata Saiful Mujani. 

Ia menambahkan, dalam negara demokrasi, masyarakat memiliki berbagai cara untuk berpartisipasi, mulai dari pemilu, kampanye, hingga aksi politik secara damai. Bahkan, menurutnya, menyuarakan pergantian kepemimpinan melalui cara-cara damai tetap berada dalam koridor demokrasi.

 

Dijamin Konstitusi

Lebih jauh, Saiful menekankan bahwa kebebasan berpendapat, berkumpul, dan menyampaikan sikap politik merupakan hak konstitusional warga negara.

Ia menilai, jika pernyataan verbal yang disampaikan di ruang publik dianggap sebagai makar, maka hal tersebut justru bertentangan dengan prinsip dasar demokrasi yang menjamin kebebasan berekspresi.

“Kalau sikap politik dianggap makar, berarti kebebasan berpendapat juga bisa dianggap melanggar hukum,” ujarnya menegaskan.

Dalam penjelasannya, Saiful mengungkap bahwa kritik yang ia sampaikan berangkat dari evaluasi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo. Ia menilai ada sejumlah aspek yang perlu dikritisi, termasuk gaya kepemimpinan yang dianggap tidak mencerminkan prinsip presidensial.

Selain itu, ia juga menyinggung kekhawatiran atas wacana “penertiban pengamat” yang dinilai sensitif dalam konteks demokrasi, karena berpotensi membatasi ruang kritik publik. (*)

Baca Sebelumnya

Sekolah Sabilillah Buka Lowongan Kerja 9 Formasi, Kesempatan Emas bagi Tenaga Pendidik Profesional

Baca Selanjutnya

Prakiraan Cuaca Hari Ini Selasa 07 April 2026: Jakarta Berawan, Medan Berawan Tebal

Tags:

Saiful Mujani Prabowo Subianto bukan makar turunkan prabowo Kritik pemerintah Ulta Levenia leveenia

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

16 April 2026 08:00

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

16 April 2026 06:58

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

16 April 2026 05:50

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H