Pemerintah Kecewa dengan Shell, Ini Penyebabnya

Jurnalis: M. Rifat
Editor: Marno

24 Mei 2023 02:45

Thumbnail Pemerintah Kecewa dengan Shell, Ini Penyebabnya
Truk Shell. (Foto: iStockphoto)

KETIK, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengungkapkan kekecewaannya terhadap perusahaan Raksasa Migas Shell lantaran proses negosiasi pengalihan hak partisipasi atau participating interest (PI) sebesar 35% ke PT Pertamina berjalan lamban.

Pasalnya, hal ini bakal berdampak pada jadwal operasi dari Blok Migas jumbo tersebut.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji menjelaskan dengan proses negosiasi pengalihan PI Shell yang cukup berbelit, pemerintah terpaksa harus kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan sumber gas dari Blok Masela ini.

"Masela itu kan agak lama, jadi pemerintah kehilangan opportunity-nya panjang itu akhirnya Pak Menteri menyampaikan kecewa lah jadi kami ingin follow up mau revisit pod-nya," ujar Tutuka saat ditemui di Gedung DPR, Selasa (23/5/2023).

Baca Juga:
Justin Hubner Minta Maaf ke Lewis Holtby Usai Insiden Kaki Sobek di Liga Belanda

Karena itu, dalam waktu dekat ini pemerintah akan meninjau kembali perencanaan pengembangan atau biasa yang disebut Plan of Development (POD) yang telah disusun operator. Inpex sendiri diketahui memegang kepemilikan hak partisipasi sebesar 65% di Blok Masela.

"Kita lihat pod-nya gimana kok bisa lama sekali. (Mengenai harga) itu urusan bisnis saya gak bisa menyatakan tapi pemerintah kecewa karena terlalu lama," kata Tutuka.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto sebelumnya mengatakan dalam proses pengambilalihan PI Shell di Blok Masela tersebut, Pertamina bakal menggandeng perusahaan asal Malaysia yakni Petronas. Dwi berharap proses pengambilalihan PI 35% di ladang gas jumbo ini dapat rampung pada semester 1 2023.

"Sekarang mereka (Pertamina-Petronas) maju secara bersama-sama. Kita harapkan semester 1 ini sudah bisa deal lah, negosiasi antara Shell dan Pertamina," ujar Dwi saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin Malam (16/5/2023) dilansir CNBC.

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

Dwi mengakui proses pengambilalihan PI di Blok Masela cukup alot lantaran harga yang ditawarkan Shell kurang sesuai dengan Pertamina. Namun saat ini jarak harga atau gap tersebut sudah semakin mengecil. "Ya nanti kalau sudah selesai deal-nya, ini kan masih (berlangsung)," kata Dwi.(*)

Baca Sebelumnya

Menag Lepas Pemberangkatan Perdana Haji, Apresiasi Layanan 'Fast Track'

Baca Selanjutnya

Ini Pesan Mantan Bupati Bandung Kang DN ke Pemkab Bandung

Tags:

Shell RI Indonesia Masela Blok

Berita lainnya oleh M. Rifat

Diplomasi Maraton ala Prabowo, Tiba di Paris Temui Presiden Macron setelah 5 Jam Diskusi dengan Putin

14 April 2026 17:51

Diplomasi Maraton ala Prabowo, Tiba di Paris Temui Presiden Macron setelah 5 Jam Diskusi dengan Putin

Peta Geopolitik Tak Menentu, Prabowo dan Putin Perkuat Arah Kemitraan Indonesia-Rusia

14 April 2026 17:37

Peta Geopolitik Tak Menentu, Prabowo dan Putin Perkuat Arah Kemitraan Indonesia-Rusia

Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

14 April 2026 16:22

Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

13 April 2026 08:05

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

13 April 2026 06:00

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

13 April 2026 04:01

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H