KETIK, SURABAYA – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, S.H., M.H., meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Jombang pada Kamis, 5 November 2026 sekitar pukul 23.08 WIB.
Kepergian politikus asal Jombang tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Partai Golkar maupun rekan-rekannya di lingkungan DPRD Jatim. Kabar meninggalnya Sumardi dibenarkan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardika.
Pranaya mengaku kehilangan sosok yang dikenal rendah hati, humoris dan memiliki loyalitas tinggi terhadap partai maupun tugasnya sebagai wakil rakyat. Menurutnya, Sumardi merupakan pribadi yang mudah bergaul dan memiliki dedikasi besar selama menjalankan amanah.
“Loyalitas beliau pada Partai Golkar sungguh luar biasa. Sosok yang setia kawan, penuh dedikasi, humoris dan pandai bergaul sehingga disukai banyak orang. Kami sangat kehilangan figur seperti almarhum,” ujarnya.
Pranaya juga menyampaikan bahwa beberapa bulan sebelumnya Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim telah kehilangan anggotanya yakni almarhum Pudji Wahju Widodo. Sementara itu, proses Pergantian Antarwaktu (PAW) untuk mengisi posisi tersebut masih berlangsung.
Duka juga disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Jatim, M Ali Mufti. Ia mengenang Sumardi sebagai salah satu kader terbaik yang memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap partai.
Salah satu kenangan yang membekas adalah ketika Sumardi mendapat amanah untuk mendirikan Posko Partai Golkar dalam rangka menyukseskan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang beberapa waktu lalu.
“Selama gelaran Muktamar NU, Posko Partai Golkar tak pernah sepi dikunjungi muktamirin. Bahkan mereka sangat mengapresiasi keberadaan posko tersebut karena sangat membantu bagi muktamirin,” ungkap anggota DPR RI tersebut.
Sumardi (kiri) di sela mendampingi Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji memborong dagangan UMKM untuk jamaah Muktamar NU Jombang (Foto: Sholahudin/ketik.com)
Sementara itu, Sekretaris DPRD Jatim, Ali Kuncoro, turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Sumardi yang merupakan anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) X meliputi Jombang dan Mojokerto.
Ia mengenang almarhum sebagai sosok legislator yang sederhana, ramah dan bersahaja. Kepergiannya yang mendadak meninggalkan kesan mendalam bagi sesama anggota dewan maupun jajaran Sekretariat DPRD Jatim.
“Almarhum itu sosok yang sederhana, ramah, bersahaja dan pandai bergaul. Beliau pribadi yang selalu berupaya meninggalkan kesan yang baik,” ucap Ali Kuncoro yang menyempatkan hadir ke rumah duka hingga pemakaman almarhum.
Mantan Pj Wali Kota Mojjokerto tersebut mendoakan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
“Semoga almarhum husnul khotimah, diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala kekhilafannya serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran dan keikhlasan. Amin ya rabbal alamin,” tuturnya. (*)
