Kagumi Inovasi SMKN 2 Probolinggo, Kadindik Jatim Beri Apresiasi Alat Pembasmi Hama Berbasis Solar Cell

4 November 2026 12:49 4 Nov 2026 12:49

Devi Permatasari, Fiqih Arfani

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kagumi Inovasi SMKN 2 Probolinggo, Kadindik Jatim Beri Apresiasi Alat Pembasmi Hama Berbasis Solar Cell

Kepala Dinas Pendidikan Beri Apresiasi atas Inovasi SMKN 2 Probolinggo berupa solar cell, Peninjauan ini dilakukan pada hari Selasa 3 November 2026. ( Foto: Kanal Media Instagram @dindik_jatim)

KETIK, PROBOLINGGO – Inovasi alat pengusir sekaligus pembasmi hama pertanian berbasis solar cell karya guru dan murid SMKN 2 Probolinggo menarik perhatian Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Inovasi tersebut diperkenalkan saat Aries mengunjungi Kebun Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) SMKN 2 Probolinggo pada Selasa, 3 November 2026.

Dalam kunjungannya, Aries tampak mengamati secara langsung alat pembasmi hama yang memanfaatkan energi matahari tersebut. Karya hasil modifikasi guru dan murid itu mendapat apresiasi karena mampu memadukan pemanfaatan teknologi dengan kebutuhan nyata di sektor pertanian.

Inovasi tersebut menjadi salah satu wujud nyata pembelajaran vokasi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga mendorong lahirnya karya inovatif yang mampu menjawab kebutuhan di lapangan.

“Alat tersebut menjadi salah satu wujud nyata pembelajaran vokasi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga mendorong lahirnya karya inovatif yang dapat menjawab kebutuhan di lapangan,” ujar Aries. 

Pemanfaatan energi matahari dalam pengembangan alat tersebut juga memperlihatkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian. Melalui proses modifikasi dan pengembangan, peserta didik tidak hanya dituntut memahami perkembangan teknologi, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam menciptakan inovasi yang memiliki manfaat praktis.

Dalam hal ini, bahwasannya pentingnya pembelajaran yang dekat dengan kehidupan nyata. Dengan demikian, sekolah vokasi diharapkan mampu menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, serta kemampuan dalam menghasilkan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.

Inovasi SMKN 2 Probolinggo tersebut menjadi gambaran bahwa pembelajaran vokasi tidak berhenti pada kegiatan di ruang kelas. Melalui karya nyata, kreativitas guru dan murid dapat dikembangkan menjadi teknologi yang bermanfaat sekaligus mendukung kemajuan sektor pertanian. (*) 

Tombol Google News

Tags:

Dindik Jatim smkn 2 probolinggo Solar Cell Aries Agung Paewai Kota Probolinggo