KETIK, MALANG – Kota Malang berpotensi diguyur hujan dalam 3 hari ke depan, dimulai pada Senin, 2 November 2026 pagi tadi. Kondisi tersebut salah satunya dipicu oleh gangguan atmosfer berupa Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang ekuaator rossby.
Linda Fitrotul Muzayanah, Prakirawan cuaca dari Stasiun Klimatologi BMKG Karangploso, Malang menjelaskan MJO dan gelombang ekuator rossby merupakan fenomena gangguan yang diakibatkan dinamika atmosfer wilayah tropis. Gangguan tersebut juga dipengaruhi oleh kondisi suhu permukaan laut, ketersediaan uap air, hingga pergerakan massa udara di atmosfer.
Saat ini pergerakan MJO berada pada transisi dari fase 2 menuju fase 3 yang menandakan pergerakan gugusan awan hujan dari Samudera Hindia mulai masuk ke wilayah Indonesia. Fase ini membuat hujan diprediksi turun hingga 3 hari ke depan.
"Sekarang posisinya masih di fase 2 menuju 3 jadi kemungkinan ini masih berlangsung hingga 3 hari ke depan. Tapi perlu kita update terus mengingat kita hidup di wilayah tropis, di mana gangguan atmosfer lebih kompleks dan beragam," ujarnya.
Meskipun Kota Malang mulai diguyur hujan, namun fenomena tersebut belum menandakan peralihan musim. Terlebih wilayah Malang Raya juga baru saja menerapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada 24-29 Oktober 2026. Sesuai dengan prediksi dari BMKG, musim penghujan baru akan terjadi pada Desember 2026 mendatang.
"Belum (peralihan musim), ini gangguan cuaca. Peningkatan curah hujan yang terjadi pada periode dasarian III Oktober 2026 dipengaruhi oleh gangguan cuaca MJO dan Rossby yang berlangsung bersamaan dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)," jelasnya,
Linda menjelaskan, jumlah curah hujan turut menjadi penentu dari awal musim hujan maupun kemarau. Apabila jumlah curah hujan dalam 10 hari atau satu dasarian ditambah 20 hari berikutnya kurang dari 50 milimeter menunjukkan telah memasuki musim kemarau.
Sedangkan apabila dalam 10 hari curah hujan mencapai angka 50 milimeter atau lebih, dan terus turun secara konsisten pada 20 hari setelahnya, barulah dapat dikatakan masuk musim hujan.
"Belum menandakan mulainya musim hujan karena kriterianya belum belum memenuhi syarat tiga dasarian berturut-turut," pungkasnya.
Jangan lupa bawa mantel dan payung yaaa.(*)
