KETIK, MALANG – Erupsi dua gunung berapi di Jawa Timur, yakni Gunung Bromo dan Gunung Semeru, tidak berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh, Malang. Seluruh jadwal penerbangan rute Malang–Jakarta maupun sebaliknya tetap berjalan lancar meski kedua gunung tersebut mengalami erupsi pada Kamis, 5 November 2026.
Diketahui, Gunung Bromo mengalami erupsi pada Kamis sore dengan memuntahkan kolom abu setinggi 500 meter. Sementara itu, Gunung Semeru mengalami tiga kali guguran awan panas pada hari yang sama, dengan jarak luncur terjauh mencapai 4,5 kilometer ke arah tenggara.
Menyusul aktivitas vulkanik tersebut, status Gunung Semeru tetap berada di Level III atau Siaga, sedangkan Gunung Bromo berstatus Level II atau Waspada.
Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Purwo Cahyo Widhiatmoko, mengatakan bahwa erupsi kedua gunung tersebut tidak memengaruhi jalur penerbangan rute Malang–Jakarta maupun sebaliknya.
"Untuk kondisi bandara aman dan tidak terdampak. Ada lima jadwal penerbangan pada hari ini, dan semuanya berjalan lancar," jelasnya saat dikonfirmasi Ketik.com, Jumat, 6 November 2026.
Diketahui, lima jadwal penerbangan tersebut terdiri atas empat penerbangan Batik Air dan satu penerbangan Citilink.
Penerbangan pertama Batik Air dengan nomor penerbangan ID 7581 berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma dan tiba di Bandara Abdulrachman Saleh sekitar pukul 08.25 WIB. Pesawat kemudian kembali ke Jakarta dengan nomor penerbangan ID 7580 pada pukul 09.15 WIB.
Penerbangan kedua Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6566 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan tiba di Malang sekitar pukul 10.10 WIB. Pesawat tersebut kemudian kembali ke Jakarta dengan nomor penerbangan ID 6567.
Sementara itu, penerbangan Citilink dengan nomor QG 752 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan tiba di Bandara Abdulrachman Saleh pada pukul 11.10 WIB. Pesawat kembali ke Jakarta dengan nomor penerbangan QG 753 sesuai jadwal, yakni pukul 11.40 WIB.
Penerbangan ketiga Batik Air dengan nomor ID 7583 berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma dan tiba di Bandara Abdulrachman Saleh sekitar pukul 12.50 WIB. Pesawat kemudian kembali ke Jakarta dengan nomor penerbangan ID 7582 pada pukul 13.35 WIB.
Selanjutnya, penerbangan terakhir dengan nomor ID 6564 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan tiba di Malang pada pukul 14.40 WIB. Pesawat tersebut kembali ke Jakarta dengan nomor penerbangan ID 6565 pada pukul 15.10 WIB.
Meski sebaran abu vulkanik tidak mengarah ke Bandara Abdulrachman Saleh, pemantauan kondisi tetap dilakukan secara berkala untuk memastikan jalur penerbangan aman.
"Tidak ada (tidak mengarah ke kawasan bandara). Namun, kami tetap melakukan pemantauan secara berkala," pungkasnya.
