Polres Halsel Akui Gerak Tambang Ilegal Kerap Bocor

Editor: Mursal Bahtiar

8 Apr 2026 12:52

Thumbnail Polres Halsel Akui Gerak Tambang Ilegal Kerap Bocor
Kanit Buser Polres Halsel Idrus Usman (Topi) saat menjawab pertanyaan wartawan di ruang rapat Polres Halsel Selasa 7 April 2026 (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Penanganan tambang emas ilegal di Halmahera Selatan (Halsel) diakui belum berjalan mulus. Selain keterbatasan personel dan luasnya titik pantauan, Polisi juga menyebut setiap rencana penindakan di lapangan kerap lebih dulu terbaca.

Hal itu disampaikan Kanit Buser Polres Halsel, Idrus Usman, saat menjawab pertanyaan wartawan terkait penanganan tambang ilegal di sejumlah wilayah Halsel, Selasa 7 April 2026, di ruang rapat Polres.

Idrus mengatakan, titik tambang ilegal yang menjadi perhatian aparat tersebar di beberapa lokasi, mulai dari Kusubibi, Bibinoi, Pigaraja, Batu Atas, hingga Kayoa. Namun, seluruh titik itu belum bisa diawasi sekaligus karena keterbatasan di lapangan.

“Setiap ada laporan kami langsung turun. Tapi dengan keterbatasan kami, memang belum semua titik bisa dijangkau sekaligus,” ujar Idrus.

Baca Juga:
Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Ia mengungkapkan, setiap informasi yang diterima selalu diteruskan untuk ditindaklanjuti. Namun, sebelum tim tiba di lokasi, kabar kedatangan petugas disebut kerap lebih dulu sampai ke area tambang.

“Istilah kasarnya, mereka pasang mata-mata. Jadi kadang kami baru bergerak, bahkan baru sampai pelabuhan, informasi itu sudah lebih dulu masuk ke lokasi,” katanya.

Menurut Idrus, kondisi itu membuat polisi kerap berada dalam posisi sulit. Sebab, ketika aktivitas tambang kembali muncul, aparat justru sering menjadi pihak yang disorot.

“Pada akhirnya kami selalu dikambinghitamkan. Tapi kami tidak lari dari persoalan ini. Kalau ada laporan, kami tetap turun,” tegasnya.

Baca Juga:
Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Ia juga membantah anggapan bahwa polisi pernah membuka garis polisi di lokasi yang sudah ditertibkan. Idrus memastikan police line di titik tambang Kusubibi masih terpasang dan bisa dicek langsung di lapangan.

“Kalau yang sudah dipasang police line, kami tidak pernah buka. Silakan teman-teman media turun cek,” ujarnya.

Idrus meminta wartawan mendokumentasikan jika masih menemukan aktivitas di lokasi yang telah dipasangi garis polisi. Menurut dia, dokumentasi dengan waktu yang jelas akan memudahkan aparat untuk segera menindaklanjuti.

“Kalau ada aktivitas, silakan dokumentasikan lengkap dengan waktu, lalu bawa ke kami. Kami tetap akan turun,” katanya.

Baca Sebelumnya

Tragis! Hilang Sepekan, Ibu Rumah Tangga Ditemukan Terkubur dalam Kondisi Terpotong

Baca Selanjutnya

Hendak Malam Pertama, Wanita di Kota Malang Baru Tahu Ternyata 'Suaminya' Adalah Perempuan

Tags:

Penanganan Tambang Ilegal polres halsel Kanit Buser Idrus Usman Pelaku Kerap Lolos Halmahera Selatan Maluku Utara

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

14 April 2026 09:50

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

14 April 2026 06:53

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

12 April 2026 17:06

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

12 April 2026 16:36

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

12 April 2026 10:24

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar