Kekurangan Pupuk, Hasil Panen Petani Hortikultura di Desa Baru Halsel Menurun

Jurnalis: Mursal Bahtiar
Editor: Mustopa

17 Apr 2025 13:46

Thumbnail Kekurangan Pupuk, Hasil Panen Petani Hortikultura di Desa Baru Halsel Menurun
Anggota Kelompok Tani Baru Jaya Desa Baru Obi Rija di tengah tengah kebun miliknya. (Foto: Riman for Ketik.co.id)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Kelompok Tani Baru Jaya di Desa Baru Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara mengeluhkan hasil panen yang terus menurun.

Kelompok Tani Hortikultura Baru Jaya tidak mendapatkan hasil yang diinginkan meski telah berusaha keras merawat komoditas yang ditanam.

Hal ini dikeluhkan Rija, salah satu kelompok tani Baru Jaya. Dia mengatakan, kelompoknya menghadapi kendala serius yang berdampak pada hasil panen karena kurangnya pupuk.

Bahkan Rija bilang, kurangnya pupuk telah berjalan bertahun-tahun selama ia menekuni dunia pertanian hortikultura.

Baca Juga:
Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

"Pupuk sangat penting untuk pertumbuhan tanaman hortikultura. Tanpa pupuk yang cukup, tanaman sulit tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah," ungkap Rija Kamis 17 April 2025.

Rija berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Selatan dapat membantu dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas panen taninya.

"Saya berharap pemerintah dapat membantu mengatasi masalah kekurangan pupuk ini," pinta Rija.

Pengakuan Rija dibenarkan Ketua kelompok tani Baru Jaya Riman La Maulia. Riman menjelaskan, keterbatasan akses dan harga pupuk yang tinggi menjadi kendala utama bagi para petani di kelompoknya.

Baca Juga:
Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Menurutnya ketersediaan pupuk yang cukup dapat meningkatkan hasil tani kelompoknya.

"Dengan ketersediaan pupuk yang cukup, kami yakin dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar," ucap Riman.

Riman juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan pupuk bersubsidi atau program bantuan lainnya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi kelompok tani di Desa Baru.

Masalah kekurangan pupuk ini kata Riman menjadi perhatian serius bagi pengembangan sektor pertanian di Halmahera Selatan khususnya di Desa Baru Obi.

"Pemda diharapkan dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan ketersediaan pupuk yang cukup dan terjangkau bagi para petani, sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat," pungkas Riman.(*)

Baca Sebelumnya

Driver Ojol Dirampok lalu Dibuang, Dua Pelaku Ditembak Polisi

Baca Selanjutnya

BRI Kotapinang Tangani Dana PSR KUD Sentosa Teluk Panji

Tags:

Halmahera Selatan Kelompok Tani Baru Jaya Desa Baru Kecamatan Obi Hasil Panen Menurun Kekurangan Pupuk Maluku Utara

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

14 April 2026 09:50

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

14 April 2026 06:53

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

12 April 2026 17:06

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

12 April 2026 16:36

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

12 April 2026 10:24

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar