KETIK, HALMAHERA SELATAN – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara, Handi Susila, menyebut Halmahera Selatan memiliki posisi sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan Handi dalam pembukaan rangkaian Hari Ulang TAHUN (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan, Senin 9 Juni 2026 yang dibuka Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin.
HUT Halsel tahun ini mengusung tema “Sinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya, Tingkatkan Pelayanan.”
Handi menilai, usia 23 tahun menjadi momentum penting bagi Halmahera Selatan untuk terus memperkuat arah pembangunan daerah.
Menurutnya, Halmahera Selatan memiliki wilayah yang luas, sumber daya alam melimpah, serta potensi agromaritim yang besar.
Ia mengatakan, berbagai capaian pembangunan yang diraih Halmahera Selatan patut diapresiasi bersama.
“Memasuki usia ke-23 tahun, Halmahera Selatan telah menunjukkan berbagai capaian pembangunan yang membanggakan. Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, daerah ini mempunyai posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Maluku Utara,” ujar Handi.
Handi juga menyoroti besarnya kekuatan ekonomi kerakyatan di Halmahera Selatan.
Dari sekitar 194 ribu pelaku UMKM di Maluku Utara, sebanyak 48 ribu berada di Halmahera Selatan.
Jumlah itu menjadikan Halmahera Selatan sebagai salah satu daerah dengan kontribusi UMKM terbesar di Maluku Utara.
“Data tersebut menunjukkan bahwa Halmahera Selatan memiliki potensi ekonomi kerakyatan yang sangat besar. Namun sebagian besar pelaku usaha masih berada pada skala mikro sehingga peningkatan kapasitas usaha, produktivitas, serta perluasan akses pasar perlu terus diperkuat secara berkelanjutan,” jelasnya.
Bank Indonesia, kata Handi, terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui pemberdayaan UMKM, sektor perikanan, pertanian, peternakan, ekonomi syariah, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Semoga momentum HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan menjadi penguat kolaborasi, mempererat semangat gotong royong, serta mempercepat terwujudnya Halmahera Selatan yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutup Handi Susila.
