Gedung Sekolah Ambruk, Kantor Desa Jadi Ruang Belajar Siswa di Halmahera Selatan

Editor: Mursal Bahtiar

7 Okt 2025 16:19

Thumbnail Gedung Sekolah Ambruk, Kantor Desa Jadi Ruang Belajar Siswa di Halmahera Selatan
Bangunan sekolah SDN 93 Halmahera Selatan yang ditimpa pohon (Foto: Bhasten For Ketik)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Bencana alam yang dipicu cuaca ekstrem melanda Desa Dorolamo, Kecamatan Kayoa, Halmahera Selatan (Halsel), pada dini hari Selasa, 7 Oktober 2025.

Sekitar pukul 02.30 WIT, angin kencang menerjang bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 93, menyebabkan struktur utamanya runtuh total.

Insiden ini tidak hanya mengganggu fasilitas pendidikan, tetapi juga menyoroti kerentanan infrastruktur di wilayah pesisir terhadap perubahan iklim yang semakin tak terduga.

Menurut Kepala Desa Dorolamo, Walid Sabtu, penyebab utama kerusakan adalah kombinasi angin kencang dan elemen alam sekitar.

Baca Juga:
Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Foto Aktivitas Mengajar dan belajar Guru dan Siswa SDN 93 Halmahera Selatan di Kantor Desa Dorolamo (Foto: Bhasten For Ketik)Aktivitas Mengajar dan belajar Guru dan Siswa SDN 93 Halmahera Selatan di Kantor Desa Dorolamo (Foto: Bhasten For Ketik)

"Bangunan SDN 93 ambruk dihantam pohon sukun yang tumbang karena kekuatan angin," ungkapnya.

Pohon sukun yang tumbang itu menjadi pemicu langsung, sementara cuaca ekstrem secara keseluruhan memperburuk situasi.

Tidak hanya gedung sekolah, talud penahan ombak di kawasan tersebut pun rusak parah akibat gelombang tinggi dan air pasang yang menyusul, menambah tantangan bagi masyarakat setempat dalam menghadapi bencana alam berulang.

Baca Juga:
Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Dampaknya langsung terasa pada proses belajar mengajar. Atap dan dinding sekolah yang roboh memaksa siswa dan guru memindahkan kegiatan ke kantor desa Dorolamo sebagai lokasi darurat.

"Kami harus beradaptasi dengan situasi ini, mulai hari ini guru dan siswa akan melakukan kegiatan belajar di tempat yang baru," papar Walid. 

Meski beruntung tidak ada korban jiwa, gangguan ini berpotensi memengaruhi kualitas pendidikan anak-anak, terutama di daerah seperti Desa Dorolamo Kayoa yang sudah bergantung pada fasilitas tersebut.

Insiden ini menjadi pengingat penting akan pentingnya ketahanan infrastruktur pendidikan khususnya di wilayah rawan bencana seperti Kecamatan Kayoa.

Cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, menuntut pemerintah untuk memperkuat bangunan sekolah dengan material tahan angin dan desain anti-gempa, serta sistem peringatan dini yang lebih baik. 

Walid, mewakili warga desa Dorolamo, mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan untuk segera meninjau lokasi dan merencanakan perbaikan.

"Sebab, jika bangunan sekolah tidak diperbaiki, bagaimana anak-anak bisa belajar dengan nyaman?" tegas Walid. 

Ia juga menyerukan langkah konkret dari pemerintah daerah untuk merehabilitasi sekolah sekaligus talud penahan ombak yang rusak.

“Kami ingin agar proses pembelajaran anak-anak tidak terganggu lebih lama lagi,” pungkasnya.

Baca Sebelumnya

Apel Gelar Pasukan BPBD, Langkah Pemkab Tulungagung Sigap Penanggulangan Bencana

Baca Selanjutnya

Peluncuran SPPG Al-Baghdadi, Pemkab Sampang Tegaskan Komitmen Dukung Program MBG

Tags:

Halmahera Selatan SDN 93 Halsel cuaca buruk Gedung Sekolah Ambruk Maluku Utara

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

12 April 2026 17:06

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

12 April 2026 16:36

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

12 April 2026 10:24

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

Tak Perlu Cemas, Gaji PPPK Tahap II Halsel Sudah Dianggarkan

11 April 2026 14:52

Tak Perlu Cemas, Gaji PPPK Tahap II Halsel Sudah Dianggarkan

Kuasa Hukum Arifin Saroa Buka Fakta Sengketa Kawasi

10 April 2026 18:32

Kuasa Hukum Arifin Saroa Buka Fakta Sengketa Kawasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar