KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso memperkuat kolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi yang berlangsung di Pendopo Raden Bagus Asra, Kabupaten Bondowoso, pada Rabu, 15 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid menerima langsung Kepala Perwakilan BI Jember Iqbal Reza N bersama jajaran.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi kelembagaan.
Akan tetapi juga forum evaluasi terhadap berbagai dukungan program Bank Indonesia yang telah berjalan di Bondowoso sepanjang 2024 hingga 2025.
Kepala KPwBI Jember, Iqbal Reza N, menjelaskan bahwa sinergi antara BI dan Pemkab Bondowoso akan terus diperkuat melalui sejumlah program strategis.
"Salah satu fokus utama adalah pengembangan sektor UMKM dan ekonomi syariah, termasuk melalui rangkaian kegiatan pra-event Samara 2026 serta peningkatan kapasitas para pelaku usaha mikro di daerah," ujarnya.

Selain penguatan sektor usaha, BI Jember juga mendorong percepatan transformasi digital di Bondowoso.
Beberapa inisiatif yang disiapkan di antaranya pengembangan pondok pesantren digital.
Serta perluasan ekosistem Masjid Go-Digital, peningkatan jumlah merchant QRIS, hingga edukasi masyarakat melalui program literasi ekonomi bertajuk PeKA.
Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya dalam pengendalian inflasi.
Upaya ini dilakukan melalui penguatan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Serta pelaksanaan High Level Meeting (HLM) TPID, serta sinergi dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok.
Bupati Abdul Hamid Wahid menyambut baik berbagai program dan dukungan yang dihadirkan Bank Indonesia bagi Kabupaten Bondowoso.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap sinergi ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, memperkuat ekonomi daerah, serta menjaga stabilitas harga dan daya beli,” ungkapnya.
Audiensi tersebut juga dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang SDM Diana Nurbayanti serta perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso.(*)
